KPK Periksa Kakak Hary Tanoesoedibjo Terkait Kasus Korupsi Bansos Kemensos

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau yang akrab dipanggil Rudy Tanoe, pada Kamis (14/8/2025).
Rudy Tanoe, yang merupakan kakak pengusaha media Hary Tanoesoedibjo, akan diperiksa terkait dugaan korupsi pengangkutan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial.
"Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.
Meski demikian, Budi belum merinci materi pemeriksaan yang akan didalami dari Rudijanto. Dia hanya menyampaikan bahwa yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi.
Baca Juga: Cara Mudah Cek Bansos Kemensos 2025 Tahap 3, Apakah PKH dan BPNT Sudah Cair?
"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi terkait pengangkutan penyaluran bantuan sosial di Kementerian Sosial," ujarnya.
KPK diketahui kembali mengusut dugaan korupsi di Kemensos. Surat perintah penyidikan (sprindik) telah diterbitkan, dengan kasus yang berkaitan dengan pengangkutan bansos.
Penyidikan ini dimulai sejak Agustus 2025, dan merupakan pengembangan dari perkara yang telah ditangani sebelumnya, dengan satu tersangka telah ditetapkan.
Sebelumnya, KPK tengah mengusut dugaan korupsi pengadaan bansos presiden pada masa pandemi COVID-19, yang dibagikan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 2020. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan Ivo Wongkaren, Direktur Utama PT Mitra Energi Persada, sebagai tersangka.
Baca Juga: Mensos Ajak Warga Laporkan Anomali Penerima Bansos Lewat Aplikasi Resmi
Perbuatan tersangka diduga merugikan keuangan negara hingga Rp250 miliar akibat pengurangan kualitas bansos. Nilai tersebut berpotensi bertambah, seiring proses penghitungan kerugian negara yang masih berlangsung.
Pengadaan bansos yang dikorupsi disebut mencapai enam juta paket, terbagi dalam tiga tahap: tahap tiga, lima, dan enam, dengan masing-masing tahap mencapai dua juta paket.
Bansos tersebut dibagikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam goodie bag berlogo Istana Kepresidenan, berisi beras, biskuit, minyak goreng, dan sembako lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








