Budi Arie Dapat Jatah 50 Persen dari Kasus Judi Online Kominfo, Polisi Harus Usut Tuntas

AKURAT.CO Dugaan keterlibatan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, dalam kasus situs judi online kembali mencuat ke ruang publik dan menimbulkan pertanyaan besar terkait keseriusan aparat hukum menindaklanjutinya.
Dugaan tersebut terungkap dalam persidangan, di mana Budi Arie disebut-sebut mendapat jatah 50 persen dari situs judi online yang tidak diblokir. Kendati telah dibantah olehnya, desakan agar aparat hukum bertindak tegas terus menguat.
Analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai isu tersebut tak bisa diredam hanya dengan klarifikasi sepihak. Dia pun mendesak aparat hukum, untuk bersikap profesional dan tidak terpengaruh oleh posisi maupun kedekatan politik tokoh yang disebut.
Baca Juga: Budi Arie Disebut dalam Dakwaan, Dapat Jatah 50 Persen dari Pengamanan Situs Judi Online
"Dugaan tersebut tentu tak cukup hanya dengan bantahan. Aparat hukum seharusnya menindaklanjuti agar persoalan ini tidak mengambang," kata Jamiluddin kepada wartawan, Minggu (18/5/2025).
Dia menambahkan, langkah tegas aparat hukum justru akan memperkuat citra pemerintahan baru yang menjanjikan perubahan, terutama dalam hal pemberantasan korupsi dan praktik-praktik kotor dalam sistem pemerintahan.
"Polisi tak boleh ragu karena Presiden Prabowo Subianto sudah berjanji akan memberantas korupsi. Janji tersebut dapat menenangkan polisi dalam mengungkap dugaan yang dituduhkan kepada Budi Arie," tegasnya.
Dugaan keterlibatan Menteri Koperasi, Budi Arie, dalam bisnis gelap ini bukan pertama kali beredar. Sebelumnya, isu serupa juga sempat mencuat ketika ia masih menjabat Menkominfo dan gencar melakukan pemblokiran terhadap situs-situs ilegal.
Namun, tudingan soal pembiaran atau pemilahan situs judi yang diblokir dan yang tidak, kembali menyeret namanya ke pusaran kontroversi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 6Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja
- 10Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Ingatkan Pentingnya Kekompakan dan Kerja Nyata






