KPK Periksa 2 Camat Terkait Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang

AKURAT.CO Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang camat di wilayah Semarang, Jawa Tengah, terkait dugaan korupsi di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun saksi yang diperiksa adalah Camat Candisari Agus Priharwanto. Kemudian, Camat Semarang Utara Aniceto Magno Da Silva.
"Untuk camat yang dipanggil yakni AMDS dan AP didalami terkait dengan pekerjaan-pekerjaan dari penunjukkan langsung," kata juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/8/2024).
Baca Juga: KPK Duga Ada Kasus Korupsi Lain di DJKA Kemenhub
Meski demikian, KPK belum memerinci proyek penunjukan langsung yang dikaitkan penyidik dalam kasus ini. informasi mendetail baru dipaparkan dalam persidangan nanti.
Diketahui, KPK sedang menyidik tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkot Semarang, yakni pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Semarang pada 2023–2024, dugaan pemerasan terhadap pegawai negeri terkait insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah Kota Semarang, serta dugaan penerimaan gratifikasi pada pada 2023-2024.
Terdapat empat orang yang sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat tersangka itu yakni Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (HGR) atau yang karib disapa Mbak Ita dan suaminya yang juga Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Alwin Basri. Lalu, dua orang pihak swasta bernama Martono dan Rachmat.
Keempatnya juga telah dicegah bepergian ke luar negeri untuk enam bulan ke depan. Dalam proses penyidikan berjalan, sekitar 10 rumah serta 46 kantor dinas dan organisasi perangkat daerah telah digeledah tim penyidik KPK sejak 17-25 Juli 2024.
Dari penggeledahan itu, tim penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang. Di antaranya dokumen pengadaan masing-masing dinas, hingga uang pecahan rupiah dan euro.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








