Masih Periksa MUI dan Ahli Pidana, Polisi Belum Gelar Perkara Kasus Penistaan Agama Pendeta Gilbert

AKURAT.CO Polda Metro Jaya masih memeriksa Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga ahli pidana, dalam kasus dugaan penistaan agama pendeta Gilbert Lumoindong. Oleh karena itu, sampai saat ini pihaknya belum melakukan gelar perkara.
"Tentang dugaan penistaan agama oknum pendeta sampai saat ini belum dilakukan gelar perkara karena tim masih melakukan pemeriksaan terhadap MUI dan ahli pidana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga: Polisi Libatkan Ahli Pidana Usut Kasus Dugaan Penistaan Agama Pendeta Gilbert
Terkait hal ini, pihaknya juga baru menerima pelimpahan kasus serupa dari sejumlah daerah. Berkas kasus tersebut pun sudah digabung dan akan diusut oleh penyidik Polda Metro Jaya.
"Karena baru saja tim penyidik menerima pelimpahan berkas laporan polisi dari Palembang dan dari Makassar jadi penyidikannya dilakukan penggabungan, pendalaman kemudian diproses," tukasnya.
Sebelumnya, rekaman video ceramah Pendeta Gilbert Lumoindong menimbulkan tanggapan masyarakat. Video berdurasi 59 detik itu menjadi heboh setelah beredar luas di dunia maya.
"Kita orang Islam diajarin bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya, saya bilang loe 2,5 (kewajiban zakat di Islam), gue 10 persen bukan berarti gue jorok, disucikan oleh darah Yesus," kata Gilbert dalam video yang dibagikan akun X @Munir_Ti*** pada Minggu (14/4/2024).
Selain itu, Pendeta Gilbert juga sempat memperagakan gerakan mirip ibadah salat. "Yang paling berat terakhirnya mesti lipat kaki, enggak semua orang bisa," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







