Nama Baiknya Diserang, Nurul Ghufron Laporkan Dewas KPK ke Bareskrim

AKURAT.CO Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi, Albertina Ho, dilaporkan ke Bareskrim Polri.
Adalah Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, yang membuat laporan tersebut.
Berdasarkan dokumen yang beredar di kalangan awak media (Senin, 20/5/2024), laporan itu terdaftar dalam LP/B/138/V/2024/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 6 Mei 2024.
Nurul Ghufron melaporkan Albertina Ho lantaran dianggap telah menyalahgunakan wewenangnya terkait penyampaian dugaan pelanggaran etik dirinya kepada media massa.
"Subdit IV Dittipidum Bareskrim Polri sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan terjadinya tindak pidana penghinaan dan/atau penyalahgunaan wewenang terkait penyampaian kepada pers tentang pelanggaran etik pimpinan KPK atas nama Nurul Ghufron sudah cukup bukti dan siap disidangkan dan penanganan pemeriksaan pelanggaran kode etik pimpinan KPK terkait dugaan intervensi mutasi ASN Kementan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 421 KUHP, yang terjadi di Jakarta pada kurun waktu bulan Januari-Mei 2024," tulis surat laporan tersebut.
Baca Juga: Gugatan Dikabulkan, PTUN Jakarta Perintahkan Dewas KPK Tunda Vonis Etik Nurul Ghufron
Ghufron sendiri mengaku tidak khawatir dipandang negatif lantaran melaporkan Albertina Ho ke Bareskrim.
"Ya, sebaliknya saya ini sudah diperiksa. Sebelum diperiksa sudah diberitakan dan itu bukan hanya menyakiti dan menyerang nama baik saya," katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Sementara itu, Dewas KPK telah mengagendakan sidang putusan etik dengan terlapor Nurul Ghufron pada Selasa (21/5/2024).
Menurut Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Dewas mengagendakan sidang putusan digelar secara terbuka untuk umum mulai pukul 14.00 WIB.
"Iya benar sesuai agenda, besok pembacaan putusan etik oleh Dewas KPK. Sidang secara terbuka sehingga media dapat juga meliputnya," katanya.
Sidang etik Nurul Ghufron telah digelar selama kurang lebih satu minggu.
Baca Juga: Nurul Ghufron Akui Lakukan Komunikasi ke Pejabat Kementan untuk Mutasi Pegawai
Pada agenda sidang hari ini, Ghufron kembali hadir untuk menyampaikan pembelaannya.
Usai menjalani sidang etik pada 14 Mei 2024, Ghufron tidak membantah dirinya melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak terkait mutasi pegawai Kementerian Pertanian.
"Itu kan namanya bahwa saya tegaskan ya peristiwanya saya nelepon, saya nelepon. Apakah saya minta bantuan, itu yang kemudian perlu diperdebatkan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








