Polisi Sita Belasan Senpi dari Penangkapan 9 Teroris di Jateng

AKURAT.CO Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menyita 16 pucuk senjata api dan ratusan amunisi dalam penangkapan sembilan terduga teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Jawa Tengah.
"Adapun, barang bukti yang telah diamankan antara lain, 16 senjata api, dua anak panah dan 246 amunisi senjata api," kata Kepala Biro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Dia mengatakan, penangkapan dilaksanakan di beberapa wilayah Jateng seperti Sukoharjo, Sragen, Klaten dan Boyolali.
Baca Juga: Terduga Teroris Jamaah Islamiyah Punya Kebun Kurma 4 Hektar di Lampung
"Hingga saat ini tim sedang melaksanakan pendalaman di lapangan," ujar Ramadhan.
Ramadhan menyebut, sembilan teroris yang ditangkap diduga terafiliasi dengan kelompok JI.
"Telah dilakukan penangkapan jaringan teror Jamaah Islamiyah sebanyak sembilan orang. Inisial WH, SW, TN, SP, SY, HR, MY, SD dan TB," jelasnya.
Baca Juga: 6.000 Simpatisan Jamaah Islamiyah Tersebar di Tanah Air
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







