7 Trik Menata Rumah Minimalis yang Mendatangkan Rezeki dan Malaikat Rahmat

AKURAT.CO Rumah minimalis kini bukan sekadar pilihan gaya hidup. Bagi banyak keluarga, rumah yang rapi, bersih, dan tidak dipenuhi barang menjadi cara sederhana untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Dalam Islam, kebersihan dan keteraturan juga memiliki tempat penting dalam kehidupan seorang Muslim.
Namun, apakah benar menata rumah dengan gaya tertentu bisa “mendatangkan rezeki dan malaikat rahmat”? Jawabannya perlu dipahami secara proporsional. Islam tidak mengajarkan bahwa susunan furnitur tertentu secara otomatis membuat rezeki datang. Rezeki tetap merupakan ketetapan Allah, sementara manusia diperintahkan berikhtiar dan menciptakan lingkungan kehidupan yang baik.
Allah SWT berfirman:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al-A'raf: 31).
Ayat tersebut dapat menjadi inspirasi untuk menjalani kehidupan yang tidak berlebihan, termasuk dalam mengelola barang-barang di rumah.
Pertama, singkirkan barang yang tidak lagi diperlukan. Rumah yang terlalu penuh bukan hanya membuat ruangan terasa sempit, tetapi juga dapat membuat penghuni kesulitan menjaga kebersihan. Pilih barang berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar keinginan.
Baca Juga: Ini Rahasia Frugal Living ala Sahabat Nabi yang Bikin Hidup Tenang dan Berkah
Kedua, biasakan rumah bersih dari najis dan kotoran. Kebersihan bukan hanya persoalan estetika, tetapi berkaitan dengan kesempurnaan ibadah. Ruang yang bersih juga membuat penghuni lebih nyaman untuk salat, membaca Al-Qur'an, dan beraktivitas.
Ketiga, sediakan ruang khusus untuk beribadah. Tidak harus besar. Sebuah sudut rumah yang bersih dan tenang sudah cukup untuk menjadi tempat salat dan membaca Al-Qur'an. Ketika rumah memiliki ruang untuk mengingat Allah, suasananya pun dapat terasa lebih damai.
Keempat, jangan menjadikan rumah sebagai tempat menyimpan kemaksiatan. Hindari kebiasaan mempertontonkan konten buruk, pertengkaran, atau aktivitas yang merusak suasana keluarga. Rumah idealnya menjadi tempat pulang yang memberikan ketenangan.
Kelima, perhatikan kebersihan dapur dan tempat makan. Makanan adalah salah satu nikmat Allah yang patut disyukuri. Tidak menyia-nyiakan makanan, menjaga kebersihan peralatan, serta menghindari pemborosan merupakan bentuk sederhana dari rasa syukur.
Keenam, biasakan memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur'an di rumah. Rasulullah SAW bersabda:
مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ وَالْبَيْتِ الَّذِي لَا يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Perumpamaan rumah yang di dalamnya disebut nama Allah dan rumah yang tidak disebut nama Allah adalah seperti orang hidup dan orang mati.” (HR. Muslim).
Hadis ini menunjukkan pentingnya menghidupkan rumah dengan ibadah dan zikir.
Ketujuh, jangan mengaitkan rezeki dengan benda-benda tertentu secara mistis. Tanaman tertentu, posisi pintu, warna dinding, atau benda tertentu tidak memiliki kekuatan otomatis untuk mendatangkan rezeki. Seorang Muslim harus membedakan antara ikhtiar menata rumah dengan keyakinan terhadap mitos.
Adapun mengenai malaikat rahmat, terdapat hadis yang menerangkan bahwa malaikat tidak memasuki rumah yang terdapat anjing atau gambar tertentu. Karena itu, menjaga rumah dari hal-hal yang disebutkan dalam hadis dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga suasana rumah yang sesuai tuntunan agama.
Baca Juga: 5 Ritual Pagi Islami 10 Menit untuk Kembalikan Ketenangan Jiwa
Pada akhirnya, rumah yang “mendatangkan rezeki” bukanlah rumah yang sekadar terlihat mahal atau mengikuti tren desain terbaru. Rumah yang baik adalah rumah yang penghuninya menjaga kebersihan, tidak berlebihan, rajin bersyukur, memperbanyak ibadah, dan memperlakukan anggota keluarga dengan baik.
Sebab rezeki bukan hanya uang. Ketenangan, kesehatan, keluarga yang harmonis, waktu yang berkah, dan hati yang dekat kepada Allah juga merupakan rezeki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo




