Akurat Logo

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Ketua Grand Imam Sedunia di IGIC 2026

Lufaefi | 28 September 2026, 06:44 WIB
Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Ketua Grand Imam Sedunia di IGIC 2026
Nasaruddin Umar (Kemenag)

AKURAT.CO Menteri Agama Nasaruddin Umar terpilih sebagai Ketua Grand Imam Sedunia dalam International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Penetapan tersebut menjadi salah satu hasil penting konferensi yang mempertemukan para imam besar dan pemimpin keagamaan dari berbagai negara. IGIC 2026 dihadiri 70 delegasi dari 45 negara.

Nasaruddin Umar diketahui juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal. Sebelum terpilih sebagai ketua, ia menjadi salah satu tokoh utama dalam penyelenggaraan konferensi yang berlangsung di Jakarta pada 25–28 September 2026.

Baca Juga: Menag Nasaruddin: MTQ Nasional Cerminkan Persaudaraan Lintas Agama

IGIC 2026 membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan peran kepemimpinan keagamaan dalam menghadapi tantangan global. Salah satu rumusan yang dibahas dalam forum tersebut adalah Jakarta Understanding dengan fokus “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”.

Dalam sidang panel yang membahas Jakarta Understanding, para imam, mufti, dan delegasi dari berbagai negara bertukar pandangan mengenai penguatan kompetensi imam serta peran sosial masjid dalam merespons persoalan masyarakat.

Sebelumnya, Nasaruddin menekankan pentingnya menjadikan imam sebagai duta perdamaian. Menurut dia, kedekatan imam dengan masyarakat membuat pemimpin keagamaan memiliki posisi strategis dalam membangun dialog dan meredam ketegangan.

“Menjadikan imam sebagai ambassador perdamaian. Mari kita menjadikan masjid sebagai meeting point,” ujar Nasaruddin saat membuka IGIC 2026 di Jakarta.

Forum tersebut juga mengarahkan masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi dapat menjadi ruang dialog untuk membicarakan berbagai persoalan kemanusiaan.

Kementerian Agama menyebut para peserta IGIC 2026 menggagas penguatan peran masjid sebagai ruang aman untuk membahas isu konflik, lingkungan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berbagai persoalan kemanusiaan.

Agenda IGIC 2026 juga mencakup isu lingkungan. Dalam rangkaian konferensi, Nasaruddin mendorong pendekatan keagamaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga alam.

Ia menyampaikan bahwa masjid dapat berperan dalam mengedukasi masyarakat mengenai penghematan air, pengurangan sampah, penanaman pohon, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga penggunaan energi secara bertanggung jawab.

Selain isu lingkungan dan perdamaian, forum imam dunia tersebut turut membahas perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk tantangan yang muncul dari perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Baca Juga: BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Hadirkan Zakat Online, Inovasi Akuisisi Nasabah yang Menyatukan Ibadah dan Teknologi

Para peserta juga membicarakan pentingnya memperkuat jaringan kerja sama antarpemimpin agama agar komunikasi dan kolaborasi tidak berhenti setelah konferensi berakhir.

Nasaruddin sebelumnya mengusulkan agar pertemuan tersebut ditindaklanjuti melalui jejaring permanen yang dapat menghimpun pemikiran para imam dunia dan memperkuat peran mereka dalam merespons persoalan global.

Dengan terpilihnya Nasaruddin Umar sebagai Ketua Grand Imam Sedunia, kepemimpinan forum tersebut selanjutnya berada di tangan tokoh yang juga memimpin Masjid Istiqlal. Agenda lanjutan forum diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama para pemimpin keagamaan dalam isu perdamaian, kemanusiaan, lingkungan, dan tantangan global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi