NU Indonesia Timur Konsolidasi Dukung Marsudi Syuhud sebagai Caketum PBNU

AKURAT.CO Dukungan terhadap calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menguat menjelang pelaksanaan Muktamar NU yang dijadwalkan berlangsung Agustus 2026. Sejumlah pengurus NU di kawasan Indonesia Timur disebut mulai mengonsolidasikan dukungan kepada KH Marsudi Syuhud.
Ketua 1 PCNU Kota Tual, Juni Tamsil Kilwo, mengatakan konsolidasi tersebut melibatkan sejumlah PWNU dan PCNU di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Menurutnya, komunikasi antarpengurus terus dilakukan untuk menyatukan dukungan terhadap Marsudi Syuhud. Deklarasi dukungan secara terbuka, kata dia, akan disampaikan pada waktu yang dianggap tepat.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Disebut Punya Modal Pengalaman untuk Pimpin PBNU
"Kami sudah berkomunikasi dan sepakat menyatukan suara untuk Kiai Marsudi Syuhud. Komunikasi terus berjalan intensif dan pada saatnya nanti deklarasi dukungan resmi akan disampaikan secara terbuka," kata Juni dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Juni mengatakan dukungan tersebut didasarkan pada kebutuhan menghadirkan kepemimpinan PBNU yang dinilai mampu menjaga kemandirian organisasi dan tidak terseret kepentingan politik praktis.
Ia menilai Marsudi Syuhud memiliki pengalaman di tingkat nasional dan internasional, termasuk dalam bidang ekonomi syariah, pengelolaan pesantren, serta dialog lintas agama.
"Di tengah hiruk-pikuk elite PBNU saat ini, harapan kami ke depan adalah menampilkan figur yang lebih bagus dan amanah," ujarnya.
Baca Juga: Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik karena Konflik Elite PBNU
Juni berharap kepemimpinan PBNU ke depan dapat memperkuat independensi organisasi dan menjaga NU agar tidak bergantung pada kepentingan pihak luar.
Konsolidasi dukungan tersebut menjadi bagian dari dinamika pencalonan Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar NU yang akan digelar pada Agustus mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








