Kapan Puasa Tasua dan Asyura 1448 H? Ini Jadwal dan Keutamaannya

AKURAT.CO Memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, umat Islam mulai bersiap melaksanakan berbagai amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Di antara amalan yang paling utama pada bulan Muharram adalah puasa Tasua dan Asyura yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.
Berdasarkan kalender Hijriah 1448 H, puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram 1448 H yang bertepatan dengan Rabu, 24 Juni 2026. Sementara puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram 1448 H atau Kamis, 25 Juni 2026.
Puasa Asyura merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan berupa penghapusan dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu.
Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
"Puasa Asyura menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu." (HR. Muslim)
Karena besarnya keutamaan tersebut, para ulama menganjurkan umat Islam untuk tidak melewatkan puasa pada tanggal 10 Muharram.
Baca Juga: Jadwal Puasa Muharram 1448 H Menurut Pemerintah dan Ormas Islam
Selain puasa Asyura, Rasulullah SAW juga menganjurkan puasa Tasua pada tanggal 9 Muharram sebagai bentuk penyelisihan terhadap kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.
Dalam sebuah hadis disebutkan:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ
"Jika aku masih hidup hingga tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan (Muharram)." (HR. Muslim)
Hadis ini menjadi dasar dianjurkannya puasa Tasua yang dilaksanakan sehari sebelum Asyura.
Sejarah puasa Asyura sendiri berkaitan dengan peristiwa diselamatkannya Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun. Ketika tiba di Madinah, Rasulullah SAW mendapati kaum Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram sebagai bentuk syukur atas peristiwa tersebut.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
نَحْنُ أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ
"Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian." (HR. Bukhari dan Muslim)
Setelah itu Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk melaksanakannya.
Adapun jadwal puasa sunnah Muharram 1448 H adalah sebagai berikut:
Puasa Tasua: Rabu, 24 Juni 2026 (9 Muharram 1448 H)
Puasa Asyura: Kamis, 25 Juni 2026 (10 Muharram 1448 H)
Baca Juga: 7 Wanita Terjebak Kencan Online Berbasis Islam, Pelaku Divonis 291 Tahun Penjara
Sebagian ulama juga menganjurkan untuk menambah puasa pada tanggal 11 Muharram atau Jumat, 26 Juni 2026 guna menyempurnakan pelaksanaan puasa Muharram.
Dengan berbagai keutamaan yang terkandung di dalamnya, puasa Tasua dan Asyura menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan kepada Allah SWT, serta meneladani perjuangan para nabi dalam menegakkan kebenaran dan ketakwaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









