Lirik Mahallul Qiyam untuk Acara Maulid Nabi dalam Bahasa Arab dan Artinya

AKURAT.CO Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, salah satu momen yang paling ditunggu adalah saat dilantunkan Mahallul Qiyam.
Inilah bagian ketika jamaah berdiri penuh hormat, menyambut dan mengekspresikan kecintaan mereka kepada Rasulullah Saw.
Tradisi ini bukan hanya sekadar simbol berdiri, melainkan ungkapan rasa syukur dan penghormatan atas kelahiran manusia agung yang membawa cahaya Islam ke seluruh penjuru dunia.
Mahallul Qiyam biasanya dibacakan setelah rangkaian pembacaan Maulid, seperti Simthud Durar atau Barzanji. Jamaah serentak berdiri, melantunkan shalawat dengan penuh penghayatan. Suasana menjadi khidmat, bahkan tak jarang membuat hati bergetar dan mata menitikkan air mata.
Berikut adalah lirik Mahallul Qiyam dalam bahasa Arab beserta artinya:
مَوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا أَبَدًا *** عَلَى حَبِيبِكَ خَيْرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ
Artinya: “Wahai Tuhanku, limpahkanlah shalawat dan salam untuk selamanya, kepada kekasih-Mu, Nabi Muhammad, sebaik-baik ciptaan-Mu.”
مُحَمَّدٌ سَيِّدُ الْكَوْنَيْنِ وَالثَّقَلَيْنِ *** وَالْفَرِيقَيْنِ مِنْ عُرْبٍ وَمِنْ عَجَمِ
Artinya: “Muhammad adalah pemimpin dua alam (dunia dan akhirat), pemimpin manusia dan jin, serta pemimpin bangsa Arab maupun bangsa Ajam (non-Arab).”
Baca Juga: Shalawat Nabi Penarik Rezeki yang Dapat Mempercepat Kekayaan, Insya Allah Manjur
هُوَ الْحَبِيبُ الَّذِي تُرْجَى شَفَاعَتُهُ *** لِكُلِّ هَوْلٍ مِنَ الْأَهْوَالِ مُقْتَحِمِ
Artinya: “Dialah kekasih Allah, yang diharapkan syafaatnya, pada setiap kengerian dari berbagai peristiwa yang mencekam.”
يَا رَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَقَاصِدَنَا *** وَاغْفِرْ لَنَا مَا مَضَى يَا وَاسِعَ الْكَرَمِ
Artinya: “Wahai Tuhanku, dengan perantaraan Nabi yang terpilih (al-Musthafa), sampaikanlah segala tujuan kami, dan ampunilah dosa-dosa kami yang telah lalu, wahai Tuhan Yang Maha Luas Karunia-Nya.”
Shalawat yang dibaca saat Mahallul Qiyam ini diambil dari syair Qashidah Burdah karya Imam al-Bushiri. Keindahan bait-baitnya membuat hati umat Islam semakin rindu kepada Rasulullah.
Selain lirik di atas, dalam beberapa tradisi Maulid, Mahallul Qiyam juga dilengkapi dengan bacaan shalawat lain yang dinyanyikan secara bersama-sama. Hal ini semakin menambah kekhusyukan suasana dan mempererat rasa cinta umat kepada junjungan Nabi Muhammad Saw.
Baca Juga: Shalawat Penarik Rezeki, Dibaca Saat Belum Punya Kerjaan
Makna yang terkandung dalam Mahallul Qiyam bukan hanya sekadar berdiri, tetapi juga menghidupkan kembali rasa syukur atas kelahiran Nabi, memohon syafaat beliau, dan memperbaharui cinta kita sebagai umatnya.
Dengan demikian, setiap kali acara Maulid digelar, Mahallul Qiyam menjadi detik yang sarat makna spiritual dan menambah semangat untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







