Siapa Habib Hadi Zainal Abidin? Orang Terkenal yang Putranya Wafat

AKURAT.CO Kabar duka yang datang dari Kota Probolinggo pada Jumat, 1 Agustus 2025, tak hanya menggugah simpati publik karena kepergian Sayyid Abdul Qodir bin Hadi Alhabsyi, namun juga mengingatkan banyak orang pada sosok ayahandanya, Habib Hadi Zainal Abidin.
Nama Habib Hadi bukanlah sosok asing di tengah masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Ia dikenal luas sebagai pemimpin yang religius, santun, dan bersahaja.
Habib Hadi Zainal Abidin menjabat sebagai Wali Kota Probolinggo periode 2019–2024. Selama masa kepemimpinannya, ia dikenal mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam tata kelola pemerintahan, serta memiliki perhatian besar terhadap pendidikan pesantren dan dakwah kemasyarakatan.
Ia merupakan keturunan habaib yang disegani, serta dikenal aktif membina umat melalui berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, tempat ia tinggal dan berdakwah.
Baca Juga: Ini Alasan UPI Angkat Ustaz Adi Hidayat Jadi Dosen Tetap
Habib Hadi juga merupakan figur yang sering menjadi rujukan dalam berbagai persoalan sosial dan spiritual. Tak jarang, ia menjadi penghubung antara pemerintah dan tokoh agama, serta menjembatani dialog keumatan di tengah masyarakat yang plural.
Wafatnya putra sulung beliau, Sayyid Abdul Qodir, menjadi kabar yang mengejutkan banyak pihak. Selain karena usia almarhum yang masih muda, kepergian ini menyentuh banyak kalangan yang selama ini mengenal dekat keluarga Habib Hadi.
Wali Kota Probolinggo saat ini, dr. Aminuddin, secara langsung mengunjungi rumah duka di kompleks Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Sabtu pagi, 2 Agustus 2025. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan duka cita mendalam atas nama Pemerintah Kota Probolinggo. Ia juga mengikuti doa dan tahlil bersama para pelayat.
“Kami datang mewakili pemerintah dan warga Kota Probolinggo untuk menyampaikan rasa kehilangan. Saya sampaikan kepada Habib Hadi, ini adalah ujian yang berat. Semoga almarhum Sayyid Abdul Qodir diberikan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga diberi ketabahan,” ujar Aminuddin.
Banyaknya pelayat yang hadir menunjukkan bagaimana sosok Habib Hadi dan keluarganya dicintai masyarakat. Tokoh masyarakat, KH Fadhlurrahman, menyebut almarhum sebagai pribadi yang sangat santun dan menjunjung tinggi akhlak. “Meski masih muda, tutur katanya halus dan selalu menunjukkan akhlak yang mencerminkan keluarganya,” ucapnya.
Pemakaman almarhum Sayyid Abdul Qodir dilangsungkan pada Sabtu siang, usai salat Zuhur berjamaah, dan disambut dengan penghormatan dari berbagai kalangan, baik masyarakat umum, tokoh agama, hingga pejabat daerah.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Resmi Jadi Dosen Tetap di UPI, Akan Mengajar Linguistik
Habib Hadi bukan hanya mantan wali kota, tetapi juga seorang ulama dan pemimpin umat yang jejaknya masih kuat dirasakan di tengah masyarakat.
Wafatnya putra sulung beliau menjadi duka yang bukan hanya milik pribadi keluarga, tetapi juga duka kolektif masyarakat Probolinggo yang selama ini mengenal mereka sebagai figur yang membawa keteduhan dan teladan dalam kehidupan keagamaan.
Kepergian Sayyid Abdul Qodir adalah luka, namun juga menjadi pengingat akan kuatnya tali silaturahmi dan kecintaan masyarakat kepada sosok Habib Hadi Zainal Abidin, sang ayah yang tetap berdiri tegar di tengah cobaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










