Bacaan Doa Qunut Tarawih Sangat Dianjurkan, Ini Dalilnya Lengkap!

AKURAT.CO Membaca bacaan doa qunut tarawih di setengah terakhir bulan Ramadhan sangat dianjurkan.
Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh berkah, di mana setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Karena itu, umat Islam berlomba-lomba memperbanyak amalan sunnah, salah satunya adalah shalat tarawih dan shalat witir yang dikerjakan setelah shalat Isya.
Kesunnahan shalat tarawih sendiri telah menjadi ijma' (kesepakatan) para ulama. Syekh Taqiyuddin al-Hishni dalam kitab Kifayatul Akhyar menegaskan:
وأما صَلَاة التَّرَاوِيح فَلَا شكّ فِي سنيتها وانعقد الْإِجْمَاع على ذَلِك قَالَه غير وَاحِد وَلَا عِبْرَة بشواذ الْأَقْوَال
Artinya: “Adapun shalat tarawih, maka tidak diragukan lagi tentang kesunnahannya. Kesepakatan ulama telah kukuh dalam hal ini, dan pendapat-pendapat yang menyimpang tidak dianggap.”
Begitu pula dengan shalat witir, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW:
اجعلوا آخر صلاتكم باليل وترا
Artinya: “Jadikanlah shalat witir sebagai akhir shalat malam kalian.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Tarawih Dibaca Kapan? Ini Bacaan Doa Qunut Tarawih dalam Bahasa Arab dan Artinya
Di paruh akhir bulan Ramadhan, umat Islam di berbagai wilayah biasanya menambahkan doa qunut dalam shalat witir. Tradisi ini bukan hal baru, karena telah dilakukan sejak masa sahabat.
Umar bin Khattab RA dikenal menghidupkan sunnah ini. Imam al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubro meriwayatkan:
عَنِ الْحَسَنِ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ جَمَعَ النَّاسَ عَلَى اُبَىِّ بْنِ كَعْبٍ فَكَانَ يُصَلِّىْ بِهِمْ عِشْرِيْنَ لَيْلَةً وَلاَ يَقْنُتُ بِهِمْ اِلاَّ فِي النِّصْفِ البَاقِي
Artinya: “Dari Hasan, sesungguhnya Umar bin Khattab mengumpulkan manusia untuk shalat berjamaah bersama Ubay bin Ka’ab. Beliau memimpin mereka shalat tarawih dua puluh rakaat setiap malam, dan mereka tidak melakukan qunut kecuali di separuh akhir bulan Ramadhan.”
Terkait hukum membaca doa qunut witir di paruh akhir Ramadhan, Imam Nawawi dalam al-Adzkar menjelaskan:
ويستحب القنوت عندنا في النصف الأخير من شهر رمضان في الركعة الأخيرة من الوتر، ولنا وجه: أن يقنت فيها في جميع شهر رمضان، ووجه ثالث: في جميع السنة، وهو مذهبُ أبي حنيفة، والمعروف من مذهبنا هو الأوّل
Artinya: “Menurut kami (Syafi'iyyah), disunnahkan membaca qunut pada rakaat terakhir shalat witir di separuh akhir Ramadhan. Ada pendapat lain yang menyatakan qunut disunnahkan sepanjang Ramadhan, bahkan ada juga yang berpendapat qunut disunnahkan sepanjang tahun, sebagaimana pendapat Imam Abu Hanifah. Namun yang paling dikenal dalam mazhab kami adalah pendapat pertama, yaitu qunut hanya di separuh akhir Ramadhan.”
Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Tarawih, Dibaca Mulai Tanggal 16 Ramadhan
Bacaan doa qunut yang diajarkan Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
اللهمَّ اهدِني فيمن هديتَ وعافِني فيمن عافيتَ وتولَّني فيمن تولَّيتَ وبارِكْ لي فيما أعطيتَ وقِني شرَّ ما قضيتَ إنك تَقضي ولا يُقضى عليك وإنه لا يَذِلُّ من واليتَ ولا يعِزُّ من عاديتَ تباركتَ ربَّنا وتعاليتَ
Artinya: “Ya Allah, berikan aku petunjuk seperti orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berikan aku keselamatan seperti orang-orang yang Engkau beri keselamatan, pimpinlah aku seperti orang-orang yang Engkau pimpin, berkahilah segala yang Engkau anugerahkan kepadaku, lindungilah aku dari kejahatan ketetapan-Mu. Sungguh Engkau menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan terhina orang yang Engkau lindungi, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, Rabb kami, dan Maha Tinggi.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud)
Dengan demikian, membaca doa qunut witir di separuh akhir bulan Ramadhan adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan, sesuai dengan tuntunan sahabat dan pendapat mayoritas ulama.
Wallahu A’lam bish-Shawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








