Apakah Boleh Sahur Dulu Baru Mandi Wajib? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Pertanyaan mengenai apakah boleh sahur dulu baru mandi wajib sedang banyak dicari oleh masyarakat melalui laman pencarian Google.
Seperti diketahui, umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari saat bulan Ramadan tiba.
Baca Juga: Nonton Film IndoXXI Streaming LK21 Saat Sahur Membatalkan Puasa Tidak?
Sebelum memulai puasa, umat Muslim disunahkan untuk makan sahur terlebih dahulu.
Namun, bagaimana jika seseorang dalam keadaan junub atau hadas besar saat waktu sahur tiba? Apakah boleh sahur terlebih dahulu, baru kemudian mandi wajib?
Jawabannya, keadaan tersebut diperbolehkan. Mandi wajib tidak mempengaruhi keabsahan puasa.
Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra dan Ummu Salamah Ra:
“Nabi Muhammad Saw pernah memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena berjima. Setelah masuk waktu subuh tiba, beliau mandi dan berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).
Menurut Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam bukunya Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, jika seseorang dalam keadaan junub atau perempuan yang telah suci setelah haid sebelum fajar, lalu mandi setelah fajar, puasanya tetap sah pada hari itu.
Maka, sah saja jika seseorang makan sahur terlebih dahulu lalu mandi setelahnya, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits shahih tersebut.
Anjuran Mandi Wajib Sebelum Sahur
Meskipun diperbolehkan, lebih baik jika mandi wajib dilakukan sebelum sahur, kecuali ada halangan tertentu. Hal ini bertujuan agar ibadah puasa dimulai dalam keadaan suci.
Sebagai contoh lain, jika seseorang mengalami mimpi basah di siang hari bulan Ramadan, puasanya tetap sah meskipun ia tidak langsung mandi. Mandi wajib bisa dilakukan sebelum salat.
Baca Juga: Tips Mengatur Alarm HP agar Tidak Ketinggalan Sahur di Ramadan 2025
Hal yang Membatalkan Puasa
Yang membatalkan puasa adalah jika seseorang sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan hadas besar, seperti berhubungan suami istri di siang hari selama bulan Ramadan.
Semoga penjelasan ini memberikan pemahaman yang lebih baik dan membantu kita dalam menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









