DPP BERSATHU Perkuat Koordinasi dengan Kemenag, Tingkatkan Pelayanan Haji dan Umrah

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah (BERSATHU) terus mengintensifkan koordinasi dengan pemangku kepentingan dalam ekosistem haji dan umrah.
Dalam rangka memperbaiki kualitas layanan, Sekretaris Jenderal DPP Bersathu, Rizky Sembada, menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan pihak penyelenggara.
BERSATHU menggelar tiga agenda penting pada Jumat (18/10/0/2024), termasuk kunjungan ke Kementerian Agama Republik Indonesia di kawasan Menteng.
Pertemuan ini melibatkan jajaran pejabat Kementerian Agama seperti Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Prof. Hilman Latif, Direktur Bina Umrah & Haji Khusus, Dr. Jaja Jaelani, dan Direktur pada Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, Dr. H. Saiful Mujan, M.A.
Baca Juga: Jelang Rekrutmen Petugas Haji 2025, Kemenag Review Aplikasi Tes CAT Petugas Haji
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Harian DPP BERSATHU, Farid Aljawi, menyampaikan harapannya agar tata kelola haji tahun mendatang lebih baik dari sebelumnya dan lebih berpihak kepada masyarakat.
"Pelayanan haji dan umrah harus terus ditingkatkan, dan setiap aturan baru perlu diadaptasi dengan cepat," ujar Farid.
Farid juga menekankan pentingnya keberadaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagai upaya pengawasan dan penegakan hukum terkait layanan haji dan umrah. Kehadiran PPNS diharapkan dapat mengantisipasi berbagai masalah, termasuk penipuan dan ketidaksesuaian di lapangan.
“Kita perlu memastikan sosialisasi layanan haji dan umrah menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, PPNS akan memberikan sanksi administratif kepada pelanggar regulasi,” lanjut Farid.
Selain kunjungan ke Kementerian Agama, agenda BERSATHU juga melibatkan pertemuan dengan tim khusus di Kampus Ciawi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kombes Endang Rasiden dan tim dari Kodiklat Penyidik PPNS Reserse Mabes Polri.
Baca Juga: Road to BPKH Hajj Run 2024, Kampanye Peduli Kesehatan Haji
Kombes Endang menegaskan pentingnya pembentukan PPNS dalam menertibkan penyelenggaraan haji dan umrah.
"PPNS berperan penting untuk memastikan layanan berjalan tertib dan sesuai aturan, terutama terkait izin penyelenggara," jelasnya.
Sementara itu, Dr. Jaja Jaelani menyampaikan bahwa seminar-seminar PPNS menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan penyelenggara terkait regulasi.
"Kami ingin pelayanan semakin maksimal dan sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Djaja.
Hadir pula dalam rangkaian kegiatan tersebut Ketua Umum DPP BERSATHU, Haji Wawan Suwada, yang menekankan pentingnya kesiapan kolaborasi dengan stakeholder terkait.
Menurutnya, BERSATHU berkomitmen untuk bekerja sama dalam memperkuat pengawalan dan peningkatan layanan haji dan umrah.
"Kolaborasi dengan PPNS dan Kementerian Agama sangat diperlukan agar penyelenggaraan haji dan umrah berjalan optimal," ujar Wawan Suwada.
Selain Sekjen dan Ketua Harian DPP BERSATHU, Rizky Sembada dan Farid Aljawi, dalam pertemuan dengan jajaran Ditjen PHU Kementerian Agama RI hadir pula sejumlah pengurus DPP BERSATHU lainnya, yaitu Wakil Ketua DPP BERSATHU Uswatun Hasanah, Wakil Ketua Rafi, Ketua Bidang Haji Sulthan dan Bidang Humas Ezra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









