Begini Niat Shalat Lailatul Qadar 4 Rakaat

AKURAT.CO Dalam ajaran agama Islam, malam Lailatul Qadar dipercaya sebagai malam yang memiliki banyak keutamaan serta kemuliaan. Keutamaan-keutamaan ini bahkan telah dijelaskan secara khusus dalam Al-Qur’an, yakni pada surat Al-Qadr.
Atas keutamaan-keutamaan tersebut, malam Lailatul Qadar kemudian menjadi momentum bagi hampir seluruh umat muslim untuk lebih meningkatkan ibadah di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, khususnya pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, dan 25.
Adapun ibadah yang lazim dilakukan sebagian umat muslim untuk menggapai malam Lailatul Qadar salah satunya adalah shalat sunnah Lailatul Qadar. Shalat sunnah yang dikerjakan setelah shalat Isya ini dapat dikerjakan sebanyak dua maupun empat rakaat.
Baca Juga: Malam Lailatul Qadar Sampai Jam Berapa? Begini Penjelasannya!
Berikut ini merupakan niat shalat Lailatul Qadar empat rakaat:
أُصَلَّى سُنَهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلُ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushalli sunnatan fi lailatil qadri arba’a raka’atin mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala)
Artinya: “Saya niat shalat sunnah Lailatul Qadar empat rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala”
Sedangkan bagi umat muslim yang ingin melaksanakan shalat sunnah Lailatul Qadar sebanyak dua rakaat dapat membaca niat sebagai berikut:
أُصَلَّى سُنَّةً فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushalli sunnatan fi lailatil qadri rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala)
Artinya: “Saya niat shalat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala”
Shalat Lailatul Qadar memiliki tata cara yang sama dengan shalat pada umumnya, yaitu setelah membaca niat dilanjutkan dengan takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca surat Al-Fatihah, hingga kemudian diakhiri dengan mengucap salam sambil menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.
Baca Juga: Tafsir Surah Al-Qadr Mengenai Malam Lailatul Qadar
Setelah melaksanakan shalat Lailatul Qadar, umat muslim kemudian dapat membaca doa berikut:
أَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى يَا كَرِيْمُ
(Allahumma innaka 'afuwwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni ya karim)
Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku”
Hukum Shalat Lailatul Qadar
Meskipun menjadi salah satu amalan yang lazim dilakukan, hukum melaksanakan shalat sunnah Lailatul Qadar masih menjadi perdebatan. Bagi sebagian golongan, amalan ini memiliki hukum sunnah. Sedangkan golongan yang lain berpendapat bahwa tiada hadits Rasulullah SAW yang mendasari amalan ini.
Dilansir dari NU Online, sumber riwayat dari shalat sunnah Lailatul Qadar memang tidak ditemukan pada kitab-kitab primer hadits, sehingga amalan ini juga tidak dapat ditemukan dalam bab shalat sunnah dalam kitab-kitab fikih. Namun, amalan ini dapat ditemukan dalam bab keutamaan malam Lailatul Qadar pada kitab nasihat Durratun Nasihin fil Wa‘zhi wal Irsyad.
Berdasarkan riwayat dari kitab tersebut, orang-orang yang melaksanakan shalat sunnah Lailatul Qadar beserta kedua orang tuanya akan diampuni ketika ia bangun dari duduknya.
Demikian penjelasan mengenai niat shalat Lailatul Qadar empat rakaat beserta informasi lainnya. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









