Lebih konkrit lagi, selain dengan memahami esensi hadits dan pendapat ulama di atas, cara mengukur progres spiritual di tengah bulan Ramadan, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan:
1. Kualitas Shalat
Di bulan Ramadan, kita dianjurkan untuk meningkatkan kualitas shalat kita. Selain melaksanakan shalat lima waktu dengan penuh khusyuk, mari juga memperbanyak shalat sunnah, terutama shalat Tarawih di malam hari.
Baca Juga: Materi Kultum: Keutamaan Shalat Tarawih di Pertengahan Bulan Ramadhan
2. Membaca Al-Qur'an
Bulan Ramadan adalah bulan Al-Qur'an. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak membaca, memahami, dan merenungkan makna ayat-ayat suci Al-Qur'an. Setiap ayat yang kita baca adalah pahala yang besar.
3. Berbuat Baik
Selain ibadah yang bersifat ritual, progres spiritual juga dapat diukur dari seberapa banyak kita berbuat baik kepada sesama. Mari kita aktif dalam berbagi rezeki dengan memberikan sedekah, bantuan, atau bahkan senyum kepada orang di sekitar kita.
4. Menjauhi Perbuatan Dosa
Salah satu ukuran progres spiritual kita adalah sejauh mana kita menjauhi perbuatan dosa dan maksiat. Di bulan Ramadan ini, marilah kita berusaha keras untuk meninggalkan segala bentuk kemaksiatan dan memperbaiki diri menuju jalan yang diridhai oleh Allah SWT.
Dengan mengamalkan hal-hal tersebut di atas, kita dapat mengukur progres spiritual kita di tengah bulan Ramadan ini. Semoga kita semua dapat meraih keberkahan dan ampunan-Nya di bulan yang penuh kemuliaan ini.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.