Akurat

Puasa Lupa Niat, Apakah Tetap Sah?

Azis Muslim | 13 Maret 2024, 14:17 WIB
Puasa Lupa Niat, Apakah Tetap Sah?

AKURAT.CO Puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban umat Islam. Perintah ini terkandung dalam surah Al-Baqarah ayat 183,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS. Al-Baqarah [2]: 183).

Namun saat hendak menjalankan puasa, terkadang manusia lupa membaca niat terlebih dahulu. Padahal niat merupakan salah satu rukun untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Waktu untuk membaca niat puasa dimulai ketika terbenamnya matahari (Maghrib) hingga sebelum terbitnya fajar shadiq (belum masuk waktu shalat subuh). Lalu bagaimana hukum puasa jika kita lupa membaca niat?

Dikutip dari NU Online, orang yang tidak membaca niat puasa saat waktunya karena lupa, maka puasanya tidak sah. Meski begitu, orang tersebut tetap wajib mengikuti puasa hingga waktu berbuka tiba.

Baca Juga: Perbedaan NU dan Muhammadiyah di Bulan Suci Ramadhan

Selain ikut berpuasa, ia juga harus mengqadha puasa tersebut di luar bulan Ramadhan. Hal tersebut karena puasa yang ia kerjakan saat itu tidak sah.

Untuk berjaga-jaga agar tidak lupa membaca niat, ada baiknya kita membaca niat untuk sebulan penuh. Berikut ini bacaan niat untuk satu bulan penuh:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya, “Aku niat berpuasa di sepanjang Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.”

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Azis Muslim
Lufaefi
Editor
Lufaefi