AKURAT.CO, Pada dasarnya malas adalah salah satu sifat manusiawi. Yang tidak wajar manakala seseorang tidak mau bergerak untuk beraktivitas sama sekali, padahal fisiknya memungkinkan.
Ada doa khusus yang dibaca saat Anda malas gerak (mager) untuk melakukan aktivitas. Baca dan amalkan doa ini insya Allah Anda langsung rajin dan bertanggung jawab:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبُخْل
Allâhumma innî a‘ûdzubika minal kasali wa a‘ûdzubika minal jubni wa a‘ûdzubika minal harami wa a’ûdzubika minal bukhli
“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas, dan aku berlindung kepada-Mu dari sikap pengecut, dan aku aku berlindung kepada-Mu dari pikun, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat pelit.”
Baca Juga: Amalan Saat Cuaca Panas, Yuk Amalkan Sekarang!
Dalam Islam, malas beraktivitas tidak digalakkan. Islam mengajarkan pentingnya bekerja dengan tekun, produktif, dan bertanggung jawab. Beberapa hal yang perlu diingat terkait dengan aktivitas dalam Islam meliputi:
Tugas dan Tanggung Jawab: Islam mendorong setiap individu untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, termasuk pekerjaan dan kewajiban agama.
Produktivitas: Nabi Muhammad SAW mendorong umatnya untuk bekerja dengan produktif dan bersungguh-sungguh dalam segala hal yang mereka lakukan.
Pemanfaatan Waktu: Waktu dianggap sebagai nikmat berharga dalam Islam, dan umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya secara efisien.
Kejujuran dalam Pekerjaan: Islam mengajarkan agar seseorang jujur dalam pekerjaannya dan menghindari praktik-praktik curang atau mencuri.
Baca Juga: Doa Kebahagiaan, Dibaca Khusus Di Hari Jumat
Doa dan Tawakal: Sambil bekerja keras, umat Islam juga diajarkan untuk berdoa kepada Allah dan bertawakal pada-Nya untuk hasil yang baik.
Meskipun malas tidak digalakkan dalam Islam, penting untuk diingat bahwa ada waktu untuk istirahat dan rekreasi yang seimbang dalam kehidupan seorang Muslim. Selain itu, pemberian hak-hak pekerjaan yang adil, upah yang layak, dan perlindungan terhadap pekerjaan juga ditekankan dalam ajaran Islam.
Wallahu A'lam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








