Perdami Catat 2,95 Juta Penduduk Indonesia Mengalami Gangguan Penglihatan, Mayoritas Tidak Sadar

AKURAT.CO Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) mencatat sebanyak 2,95 juta penduduk terdeteksi mengalami gangguan penglihatan, berdasarkan pemeriksaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025-2026.
Temuan tersebut menjadi perhatian karena sebagian masyarakat tidak menyadari adanya gangguan pada mata mereka.
Ketua Umum Pengurus Pusat Perdami, Profesor Budu, mengatakan, angka tersebut diperoleh dari pemeriksaan terhadap 23,35 juta peserta CKG.
Dalam hal ini, sekitar satu dari delapan peserta yang menjalani pemeriksaan, ditemukan mengalami gangguan penglihatan.
"Jadi, di Indonesia ini data dari Cek Kesehatan Gratis tahun 2025-2026, satu dari delapan atau 2,95 juta dari 23,35 juta peserta Cek Kesehatan Gratis ternyata didapati memiliki gangguan mata," ujar Prof. Budu dalam Peringatan Hari Penglihatan Sedunia di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga: Matapedia, Ensiklopedia Digital Kesehatan Mata Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan
Menurutnya, bukan hanya jumlah penderita yang mendapatkan perhatian. Melainkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gangguan penglihatan yang dialami.
Kondisi tersebut berisiko menyebabkan keterlambatan penanganan hingga mengakibatkan kebutaan permanen.
"Tapi apa yang terjadi? Mereka tidak sadar. Dia tidak sadar, oh ternyata ada gangguan penglihatan," ujarnya.
Prof. Budu menuturkan bahwa sejumlah penyakit mata dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang langsung disadari penderita.
Karena itu, masyarakat diminta tidak menunda pemeriksaan mata hingga kemampuan melihat mengalami penurunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








