Akurat Logo

Prof. Deby Vinski Bawa Sains dan Sinematik Hollywood ke Panggung Dunia di Venice

Nuzulul Karamah | 24 September 2026, 15:31 WIB
Prof. Deby Vinski Bawa Sains dan Sinematik Hollywood ke Panggung Dunia di Venice
Prof. Deby Vinski Bawa Sains dan Sinematik Hollywood ke Panggung Dunia di Venice. - Cr: Istimewa

​AKURAT.CO Indonesia kembali mencetak prestasi membanggakan di kancah internasional melalui aksi menawan Prof. Dr. Deby Vinski.

Pakar kedokteran regeneratif tersohor tanah air ini sukses menyedot perhatian dunia saat tampil dalam forum elit yang menghimpun para pakar stem cell, regenerative medicine, dan longevity di Venice, Italia, September 2026.

Baca Juga: Bangga Jalani Terapi Stem Cell di Indonesia Bersama Prof Deby Vinski, Surya Paloh Pilih Celltech Stem Cell Centre

​Tak main-main, Prof. Deby berbagi panggung dengan deretan ilmuwan kelas dunia, seperti Prof. Dr. Elena Baranova (President World Council of Preventive Medicine/WOCPM Monaco), Prof. Jaime Rodriguez dari Barcelona, Dr. Daniel Pompa dari Amerika Serikat, hingga Dr. Sara Caponigro asal Roma.

Menariknya, helatan ilmiah bergengsi ini dipandu langsung oleh aktor kawakan Hollywood, Clayton Norcross, yang populer lewat serial The Bold and the Beautiful.

​Bukan hanya membawa terobosan medis, Prof. Deby memanfaatkan momentum ini sebagai panggung diplomasi budaya Nusantara.

Ia tampil sangat anggun dalam balutan kebaya Kutubaru merah muda berhias payet handmade dari Indonesian Heritage, dipadukan kain megah karya Guruh Soekarno Putra, serta clutch Ulos kombinasi kulit buaya dari Dekranasda Medan.

​Lewat gaya busananya yang memukau, Prof. Deby ingin membuktikan bahwa kecanggihan sains masa kini dapat berjalan selaras dengan kekayaan warisan budaya bangsa.

​“Saya bangga berdiri di Venice membawa Merah Putih. Saya ingin dunia melihat bahwa Indonesia memiliki ilmu pengetahuan, inovasi, sekaligus budaya yang luar biasa untuk dibanggakan,” ujar Prof. Dr. Deby Vinski mantap.

Baca Juga: Profesor Deby Vinski Pimpin Kongres Internasional Kedokteran Regeneratif di Roma, Italia

​Pesona kebudayaan Indonesia makin terpancar kuat karena Prof. Deby hadir didampingi sang sahabat, Lisa JK, yang juga tampil memikat dengan busana rancangan desainer dalam negeri.

​Kehadiran Prof. Deby di Venice rupanya tidak hanya memperluas jejaring akademis, tetapi juga memantik kolaborasi sinematik lintas benua.

Berawal dari obrolan hangat bersama para bintang film dunia di Venice yang mengusulkan agar terapi medis diangkat ke layar lebar, Prof. Deby lewat bendera Vinski Production langsung bergerak cepat menyusun proyek film Hollywood skala internasional.

​Proyek sinematik unik ini bakal menggaet aktor top Hollywood Clayton Norcross dan Andy Garcia.

Mengusung genre gabungan romance science dan thriller action, cerita film ini fokus mengeksplorasi konsep longevity therapy, sebuah terobosan medis modern yang memicu babak baru kehidupan yang lebih sehat, bahagia, dan berkualitas.

​Guna memanjakan mata penonton dunia, lokasi syuting rencananya bakal mengambil latar eksotis Indonesia, mulai dari cantiknya kawasan Jimbaran di Bali, kemegahan Vinski Tower di Jakarta, hingga keasrian lanskap Pangkalan Bun di Kalimantan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi media edukasi kesehatan global sekaligus ajang promosi pariwisata Indonesia di mata internasional.

​Sosok Prof. Deby Vinski memang sudah lama dikenal sebagai pionir medis yang konsisten menggemungkan isu preventive medicine, regenerative medicine, hingga longevity di panggung internasional.

Ia juga sukses membesarkan ekosistem kesehatan VVIP berstandar internasional melalui Vinski Tower dan CELLTECH Stem Cell Centre.

​Pakar Komite Sel Punca, Prof. Marhaen Hardjo, mengungkapkan bahwa ekosistem medis Prof. Deby menerapkan teknologi Quantum yang sangat langka di dunia, di mana fasilitas canggih tersebut sejauh ini hanya bisa diakses di Vinski Tower Indonesia dan salah satu pusat medis ternama di Jepang.

Luar biasanya lagi, layanan stem cell Prof. Vinski telah mengantongi predikat Centre of Excellence dari Becton, Dickinson and Company (BD), raksasa teknologi medis asal Amerika Serikat.

​Langkah diplomasi lunak (soft diplomacy) Prof. Deby yang memadukan sains, budaya, dan film Hollywood ini dipastikan terus berlanjut.

Usai menggebrak Venice, agenda internasionalnya akan bertolak ke gelaran World Consensus di London dalam rangka merayakan 15 tahun WOCPM, membawa nama Indonesia kian melambung di peta kesehatan dan entertainment dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.