Tren Baru Skinification Oral Care: Solusi Ampuh Cegah Biaya Rawat Gigi RI yang Selangit, Enggak Bikin Kantong Bolong

AKURAT.CO Kamu sudah rajin pakai serum dan ceramide buat jaga skin barrier wajah?
Bagus! Tapi tahu enggak, kalau sekarang tren merawat diri sudah level up ke area mulut? Yup, tren global bernama Skinification of Oral Care kini lagi naik daun banget.
Rongga mulut dan pelindung gigi sekarang diperlakukan sama berharganya dengan kulit kita.
Enggak bisa lagi asal sikat gigi pakai produk konvensional yang modal busa banyak doang.
Baca Juga: Cara Sikat Gigi yang Benar untuk Pengguna Behel
Bukan tanpa alasan tren ini jadi viral.
Berdasarkan laporan WHO’s Oral Health Country Profile 2022 yang dirilis Badan Kebijakan Kemenkes RI, pengeluaran masyarakat Indonesia untuk perawatan gigi itu ternyata tertinggi kedua di Asia Tenggara, loh! Rata-rata ongkosnya mencapai US$ 1.160 (membayangi Singapura di posisi pertama).
Ini jadi alarm keras kalau kita malas merawat gigi sejak dini secara preventif, siap-siap saja isi dompet terkuras habis buat pengobatan kuratif di dokter gigi.
Menanggapi fenomena ini, praktisi kesehatan gigi yang beken di TikTok dengan akun Malaikat Pencabut Gigi, drg. Zahrah Almira Cita Utami, mengingatkan pentingnya edukasi preventif. Percuma beli produk pencerah mahal kalau kebiasaan buruknya nggak diubah.
"Banyak pasien yang datang ke saya dan mengeluhkan mengapa belum ada perubahan meskipun sudah menggunakan pasta gigi pencerah. Kenyataannya, kalau kebiasaan merokok, mengopi, dan makan makanan yang berwarna pekat masih terus dilakukan, stain (noda di gigi) akan tetap menempel dengan kuat," jelas drg. Zahrah, Rabu (15/7/2026).
Sebagai jalan ninja pencegahan harian, drg. Zahrah membagikan tips simpel yang gampang kamu tiru.
"Kalau kebiasaan tersebut tidak bisa dikurangi, pastikan untuk selalu bilas atau berkumur menggunakan air mineral setelahnya. Jika mengonsumsi minuman yang berwarna, bisa menggunakan sedotan untuk mengurangi dampak diskolorasi warna gigi," sarannya.
Lebih lanjut, dia meminta konsumen modern untuk lebih kritis saat belanja produk oral care.
"Pastikan tidak hanya menggunakan pasta gigi yang hanya memiliki busa banyak, tapi nyatanya tidak dapat mengangkat noda atau stain. Saya menyarankan pasta gigi yang sudah ada uji labnya. Apabila memang setelah rutin melakukan perawatan mandiri ini keluhan atau masalahnya tidak selesai, baru langkah yang harus diambil adalah menemui dokter gigi untuk penanganan lebih lanjut," bebernya.
Baca Juga: Biar Bersih Maksimal, Simak Cara Penggunaan Sikat Gigi Elektrik
Nah, karena prinsip Skinification ini menuntut bahan aktif yang aman secara medis, formulasi pasta gigi masa kini mulai meninggalkan butiran abrasif kasar yang berisiko mengikis enamel gigi.
Gantinya, ada teknologi Enzyme Complex yang super lembut tapi mematikan buat plak gigi, seperti kombinasi Papain (ekstrak pepaya), Dextranase, dan Lysozyme.
Melihat kebutuhan pasar yang makin ingredient-conscious, jenama perawatan gigi usmile langsung gerak cepat menghadirkan inovasi lewat varian Repair White.
Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, membenarkan bahwa konsumen hari ini harus lebih jeli agar tidak terjebak produk abal-abal yang justru merusak gigi dalam jangka panjang.
"Apa yang disampaikan oleh drg. Zahrah sangat memotret realitas pasar. Konsumen harus semakin jeli menyadari bahwa pasta gigi dengan busa berlimpah atau bahan abrasif kasar yang diklaim memutihkan instan justru berisiko menggores enamel, yang pada akhirnya memicu tingginya biaya ke dokter gigi di kemudian hari," ungkap Michelle.
Michelle juga menambahkan bahwa varian terbaru mereka siap menjadi solusi preventif sekaligus penyelamat finansial bagi masyarakat Indonesia.
"Sebagai solusi preventif, usmile varian Repair White mengusung prinsip Skinification dengan mengganti bahan abrasif kasar menjadi Enzyme Complex. Kami memanfaatkan kombinasi Papain, Dextranase, dan Lysozyme yang teruji secara lab. Ketiga bahan ini bekerja merontokkan stain noda secara luar biasa efektif tanpa merusak kekuatan pelindung alami gigi. Ini adalah komitmen usmile untuk menghadirkan perawatan estetika yang tidak hanya aman secara medis, namun juga melindungi finansial konsumen jangka panjang," tutup Michelle.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 6Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 7Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 8Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver








