Efek Kurang Tidur: Kulit Ikut Tersiksa, Timbul Kerutan hingga Jerawat

AKURAT.CO Tidur bukan sekadar waktu istirahat untuk tubuh dan pikiran, tapi juga momen emas bagi kulit. Sayangnya, di era serba cepat seperti sekarang, begadang sering dianggap biasa.
Padahal, kekurangan tidur bisa jadi mimpi buruk bagi kesehatan kulit, mulai dari mempercepat keriput, membuat wajah kusam, hingga memicu jerawat.
Saat terlelap, tubuh bekerja memperbaiki jaringan kulit melalui hormon pertumbuhan dan produksi kolagen.
Kolagen inilah yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Kalau tidur kurang, produksi kolagen menurun drastis.
Hasilnya? Garis halus dan kerutan muncul lebih cepat, terutama di bawah mata, dahi, dan sekitar mulut. Kulit pun kehilangan kekenyalannya.
Lingkaran Hitam dan Kantung Mata
Kurang tidur paling cepat terlihat di area mata. Kulit tipis di bawah mata mudah memperlihatkan pembuluh darah yang melebar, membuat area itu tampak gelap.
Ditambah lagi, cairan yang tertahan bisa menimbulkan bengkak. Alhasil, wajah terlihat lelah, sayu, dan tidak segar.
Baca Juga: DPR Siap Sahkan RUU BUMN, Kementerian BUMN Bakal Berubah Jadi Badan Penyelenggara
Wajah Kusam dan Noda Gelap
Regenerasi sel kulit berjalan optimal saat tidur. Jika waktunya terpotong, sel kulit mati menumpuk, aliran darah ke kulit berkurang, dan proses detoksifikasi terganggu.
Efeknya jelas: kulit jadi kusam, warnanya tidak merata, bahkan hiperpigmentasi atau flek hitam makin tampak.
Jerawat & Peradangan
Kurang tidur = stres meningkat. Tubuh pun melepaskan lebih banyak kortisol, hormon yang merangsang produksi minyak berlebih.
Pori-pori tersumbat, bakteri penyebab jerawat berkembang, dan kulit makin rentan meradang. Tak heran wajah gampang berjerawat saat sering begadang.
Skin Barrier Melemah
Lapisan pelindung kulit (skin barrier) berfungsi menjaga kelembapan dan menangkal iritasi. Namun, tidur yang kurang membuat fungsinya goyah.
Kulit jadi kering, mudah gatal, sensitif terhadap produk skincare, bahkan rawan infeksi.
Cara Selamatkan Kulit dari Efek Begadang
Agar kulit tetap sehat bercahaya, tidur berkualitas harus jadi bagian dari perawatan kulit Anda:
- Tidur 7–9 jam setiap malam.
- Terapkan jam tidur dan bangun yang konsisten.
- Ciptakan kamar tidur nyaman: gelap, sejuk, bebas gangguan gadget.
- Gunakan skincare dengan kandungan kolagen, antioksidan, ceramide, atau bahan pendukung regenerasi kulit lainnya.
Kurang tidur bukan sekadar bikin kantuk. Dampaknya nyata pada kulit: lebih cepat menua, kusam, dan berjerawat. Jadi, jangan hanya andalkan skincare mahal.
Baca Juga: Komisi IV Dukung Penuh Pembentukan Pansus Penyelesaian Konflik Agraria
Prioritaskan tidur berkualitas—karena beauty sleep adalah rahasia kulit sehat dan awet muda yang sesungguhnya.
Laporan: Dinda NS/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







