Jogging untuk Pemula: Cara Mudah Turunkan Berat Badan dan Stres

AKURAT.CO Lari dan jogging merupakan olahraga kardio yang murah, mudah dilakukan, dan memiliki manfaat besar bagi kesehatan.
Aktivitas ini sangat cocok bagi pemula yang ingin menjaga kebugaran, mengelola berat badan, hingga menurunkan risiko penyakit kronis.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, olahraga teratur seperti lari terbukti efektif menurunkan risiko hipertensi dan diabetes tipe 2.
Selain itu, berlari juga mendukung kualitas hidup secara keseluruhan dengan memperkuat sistem jantung, paru-paru, dan mental.
Manfaat Lari dan Jogging untuk Kesehatan
-
Menyehatkan Jantung dan Paru-Paru
Jogging meningkatkan kapasitas kardiorespirasi serta menurunkan risiko penyakit jantung. WHOmerekomendasikan minimal 150 menit aktivitas aerobik sedang per minggu untuk orang dewasa. -
Membakar Kalori dan Menurunkan Berat Badan
Berlari selama 30 menit dapat membakar sekitar 200–400 kalori, tergantung berat badan dan intensitas. Ini menjadikan jogging salah satu pilihan terbaik untuk mendukung program diet sehat. -
Mengurangi Stres dan Meningkatkan Mood
Lari merangsang produksi endorfin—hormon yang membuat perasaan lebih tenang dan bahagia. Aktivitas fisik ini juga membantu mengurangi kecemasan serta meningkatkan kualitas tidur.
Persiapan Sebelum Lari atau Jogging
-
Gunakan sepatu lari yang sesuai bentuk kaki untuk mencegah cedera.
-
Pilih pakaian ringan dan menyerap keringat agar tubuh tetap sejuk.
-
Lakukan pemanasan 5–10 menit seperti jalan cepat atau peregangan dinamis.
-
Hindari makan berat sebelum berlari. Idealnya beri jeda sekitar 1 jam setelah makan.
Teknik Jogging Dasar untuk Pemula
-
Jaga postur tubuh tetap tegak, pandangan ke depan.
-
Ayunkan tangan secara alami untuk membantu ritme lari.
-
Gunakan langkah pendek dan cepat, hindari mendarat di tumit.
-
Atur pernapasan secara ritmis, misalnya 3 langkah tarik napas, 2 langkah buang napas.
Contoh Jadwal Jogging untuk 4 Hari
-
Hari 1: Jogging ringan 10 menit + jalan kaki 5 menit
-
Hari 2: Istirahat atau lakukan peregangan
-
Hari 3: Lari santai 15–20 menit + pendinginan
-
Hari 4: Jalan cepat 10 menit + evaluasi kondisi tubuh
Jika sudah terbiasa, durasi dan intensitas bisa ditingkatkan secara bertahap.
Tips Agar Jogging Menjadi Kebiasaan Sehari-hari
-
Pilih waktu pagi atau sore untuk menghindari cuaca panas.
-
Gunakan aplikasi seperti Strava atau Nike Run Club untuk memantau progres.
-
Bergabung dengan komunitas lari atau ajak teman agar lebih termotivasi.
-
Pastikan cukup minum air sebelum dan sesudah jogging.
-
Dengarkan tubuh—jika merasa tidak enak badan, beristirahatlah dan konsultasikan dengan dokter jika perlu.
Memulai jogging tidak sulit jika dilakukan dengan teknik yang benar, perlengkapan yang sesuai, dan jadwal yang realistis. Kunci utamanya adalah konsistensi.
Mulailah dari langkah kecil, nikmati prosesnya, dan jadikan lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat Anda. (Hansel Finnegan/magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







