TB-Ceria, Cara Mahasiswa IPB University Sosialisasikan Bahaya TBC

AKURAT.CO Mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media IPB University menggelar sosialisasi bertajuk "TB-Ceria: Dari Rumah untuk Indonesia Bebas TBC" di Posyandu Anggrek Merah, Kelurahan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor.
Kegiatan sosialisasi penyakit TBC ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Diseminasi Informasi.
TB-Ceria merupakan kegiatan penyuluhan tentang penyakit TBC (tuberkulosis) yang disampaikan langsung oleh narasumber ahli yang sudah lama bergelut di bidangnya.
Baca Juga: Pramono Kerahkan Pasukan Putih Lawan TBC di Jakarta, Fokus Serbu Wilayah Rawan
Tujuannya adalah membuka wawasan masyarakat mengenai bahaya TBC dan cara pencegahannya.
Berbeda dari sosialisasi biasa, kegiatan ini juga menampilkan simulasi rumah sehat dan memberikan informasi mengenai langkah-langkah yang harus diambil jika seseorang terdiagnosis TBC.
Warga juga diajak memahami peran penting kader TBC dalam mendampingi pasien dan menyebarkan informasi di lingkungan sekitar.
Baca Juga: WHO Pantau Uji Klinis Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia, Dijamin Aman
Agar tidak membosankan, sosialisasi diselingi dengan kegiatan ice breaking dengan tujuan peserta lebih santai dan fokus selama mengikuti materi.
Cara ini cukup efektif membuat warga antusias, terutama para kader posyandu yang hadir.
Tanggapan Positif Kader TBC
Salah satu kader TBC Kelurahan Sempur, Iis, menyambut baik dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini.
Baca Juga: Menkes: Setiap 4 menit, Satu Orang Meninggal karena TBC
Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk para kader di lapangan.
"Kegiatan dari mahasiswa IPB memberi warna baru bagi kami para kader PKK dan posyandu. Materi dari dokter Destri menambah pengetahuan kami dan bisa kami teruskan ke warga saat memberikan edukasi. Terima kasih atas ilmunya," jelas Iis.
Melalui keterangan yang diterima Kamis (22/5/2025), kegiatan TB-Ceria tidak hanya menjadi bentuk implementasi pembelajaran di kelas tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TBC.
Baca Juga: 5 Manfaat Susu Beruang, Bisa Sembuhkan TBC
Dengan melibatkan langsung warga dan kader lokal, program ini diharapkan mampu mendorong kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan bebas TBC.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








