Program ‘Si Melon’ Besutan PIK 2 Sukses Turunkan Stunting di Tangerang!

AKURAT.CO PIK 2 semakin menunjukkan komitmennya dalam pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Tangerang melalui program inovatif Si Melon (Masyarakat sEhat berkaLa menuju zerO stuNting).
Diluncurkan sejak Juni 2022 di Kecamatan Teluknaga, program ini fokus memperbaiki gizi masyarakat dengan menyediakan makanan tambahan bagi bayi di bawah dua tahun, ibu hamil dengan kekurangan energi kronis, serta ibu hamil anemia.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program ini, PIK 2 membangun ekosistem lokal dengan menggandeng desa-desa di Teluknaga dalam penyediaan bahan pangan.
Pada 24 Februari 2023, PIK 2 menyalurkan bantuan berupa telur ayam, nugget ikan lele, susu, beras, ikan lele, dan puding buah kepada keluarga sasaran di Desa Tegal Angus.
Baca Juga: Geger! Jasad Pria Dimutilasi dan Disimpan Setahun Penuh dalam Freezer di Villa Regency 2 Tangerang
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, Dinas Kesehatan, Koramil 01 Teluknaga, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Atas kontribusinya yang signifikan, PIK 2 dianugerahi penghargaan sebagai Perusahaan Bapak Asuh Anak Stunting dari Pemerintah Kabupaten Tangerang pada peringatan Hari Keluarga Nasional 2023.
Program Si Melon berhasil menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang sebesar 2,7 persen, dari 9.000 kasus menjadi 6.000 kasus.
Tak hanya itu, PIK 2 juga aktif terlibat dalam 10 Program Pokok PKK, yang mencakup pemberian makanan tambahan, penyediaan air minum, serta perbaikan fasilitas sanitasi.
Dalam kunjungan Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, pada 31 Oktober 2023, upaya PIK 2 mendapatkan apresiasi sebagai contoh nyata praktik tanggung jawab sosial perusahaan di bidang kesehatan.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta yang dibangun PIK 2 diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang.
PIK 2 bertekad terus melanjutkan kontribusinya demi menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








