Rahasia Otak Tajam: Olahraga Akhir Pekan Lebih Efektif dari Setiap Hari?

AKURAT.CO Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Neurobiology of Learning and Memory mengungkap fakta menarik: berolahraga tidak perlu setiap hari untuk meningkatkan fungsi otak.
Cukup dengan olahraga di akhir pekan, manfaat kognitif yang luar biasa tetap bisa diraih.
Dikutip dari Antara yang mengutip The Hindustan Times, Jumat (27/12/2014), studi ini menyoroti keefektifan latihan intermiten, yaitu sesi olahraga singkat yang dilakukan setelah jeda panjang.
Penelitian yang melibatkan tikus sebagai subjek percobaan menunjukkan hubungan erat antara pola olahraga tertentu dan peningkatan fungsi memori.
Sebanyak 48 tikus jantan berusia 12 minggu dibagi menjadi tiga kelompok berbeda berdasarkan rutinitas latihan mereka:
1. Latihan Berkelanjutan: Tikus berlari setiap hari selama 14 hari berturut-turut.
Baca Juga: Megawati Gemilang, Red Sparks Raih Kemenangan Ketujuh Beruntun di V-League
2. Latihan Intermiten: Tikus berlari hanya dua hari dalam seminggu.
3. Kelompok Kontrol: Tikus berlari dua hari, lalu berhenti beraktivitas selama beberapa waktu.
Hasilnya mengejutkan. Baik latihan berkelanjutan maupun intermiten mampu meningkatkan fungsi kognitif tikus dibandingkan kelompok kontrol.
Namun, tikus dengan pola latihan intermiten memiliki keunggulan: memori mereka tetap tajam dalam jangka waktu lebih lama.
Sebaliknya, tikus yang berlatih setiap hari justru mengalami penurunan fungsi memori setelah beberapa waktu.
Para peneliti menjelaskan bahwa pola latihan weekend warrior—berolahraga secara teratur hanya di akhir pekan—mampu memicu gen tertentu dan mengaktifkan molecular memory window secara lebih efisien, sehingga manfaatnya lebih bertahan lama.
Penemuan ini menekankan pentingnya memilih pola olahraga yang tidak hanya baik untuk tubuh tetapi juga mendukung kesehatan otak.
Menariknya, studi ini juga menunjukkan bahwa seberapa jauh atau sering Anda berlari tidaklah sepenting bagaimana pola olahraga tersebut dirancang untuk mendukung fungsi kognitif.
Baca Juga: JPU Ajukan Banding atas Vonis Harvey Moeis: Tuntutan Dinilai Tak Sesuai Rasa Keadilan
Jadi, jika jadwal Anda padat, olahraga singkat di akhir pekan bisa menjadi kunci untuk menjaga otak tetap tajam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








