Tak Melulu Romantis, Inilah 3 Dampak Bahaya Sleep Call Untuk Kesehatan

AKURAT.CO, Sleep call terkadang menjadi aktivitas untuk menjaga kelanggengan hubungan pasangan yang tengah tinggal tak satu atap.
Untuk diketahui, sleep call adalah kegiatan menelepon atau melakukan panggilan video yang tak jarang dilakukan hingga tertidur.
Melakukan sleep call mungkin terdengar romantis. Kita bisa mendengarkan suara kekasih atau melihat wajahnya lewat video call menjelang waktu tidur.
Namun, tahukah kamu bahwa sleep call bahaya untuk kesehatan?
Baca Juga: Perjalanan Cinta Yang Rumit Laura Basuki Dan Bio One Tersaji Di Film Sleep Call
3 dampak bahaya sleep call untuk kesehatan
Tidur yang nyenyak penting untuk kesehatan fisik dan mental. Sayangnya, tidur berdekatan dengan ponsel seperti ketika melakukan sleep call bisa membuat kita sulit mendapatkan kualitas tidur yang baik.
Berikut beberapa potensi bahaya sleep call yang perlu kamu waspadai:
1. Mengganggu siklus tidur
Riset 2018 membuktikan bahwa penggunaan telepon dalam waktu satu hingga dua jam sebelum tidur berdampak negatif pada kualitas tidur.
Kadar melatonin, hormon yang membuat kamu lelah, biasanya meningkat sebelum kamu tidur.
Tapi, ponsel yang memancarkan cahaya biru yang bisa menghambat produksi melatonin. Ketika kadar melatonin menurun, kita bisa susah tidur.
Saat tidur, manusia bakal mengalami siklus tidur nyenyak rapid eyes movement (REM), di mana saat sebagian besar mimpi terjadi.
Tidur REM membantu pemrosesan emosi dan memori. Sayangnya, paparan cahaya biru di malam hari mengurangi lamanya tidur REM, sehingga membuat tubuh merasa kurang istirahat.
Baca Juga: Ini Alasan Bio One Ambil Peran Di Film Sleep Call
2. Ritme sirkadian melambat
Cahaya dari ponsel bisa memperlambat ritme sirkadian sehingga mempengaruhi kemampuan kita untuk tidur berkualitas.
Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas membantu kamu menghilangkan stres dan membuat kamu merasa produktif keesokan harinya.
3. Risiko luka bakar
Saat melakukan sleep call, ponsel biasanya akan panas. Hal itu meningkatkan risiko baterai ponsel terbakar, memicu kebakaran di tempat tidur, atau ponsel meledak yang menyebabkan luka serius.
Riset dalam Jurnal Elsevier menemukan bahwa, baterai yang terbakar atau terlalu panas telah menyebabkan beberapa luka bakar tingkat dua. Luka bakar tingkat dua bisa menyebabkan kulit melepuh, nyeri, kemerahan, dan pembengkakan.
Mengingat ada beberapa potensi bahaya sleep call untuk kesehatan, kamu dan pasangan yang tinggal tak satu atap sebaiknya mencari aktivitas lain untuk meningkatkan kualitas hubungan.
Jika ingin tetap saling terhubung, lakukan kontak dengan pasangan selepas makan malam, setidaknya satu jam sebelum tidur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang



