Dampak Gedung Pencakar Langit Bagi Kehidupan Manusia

AKURAT.CO Gedung pencakar langit, dengan kemegahannya yang menjulang di langit perkotaan, telah menjadi ikon arsitektur modern dan representasi nyata kemajuan teknologi manusia.
Mereka tidak hanya mengubah siluet kota-kota besar di seluruh dunia tetapi juga mengejutkan dengan desain arsitektural yang spektakuler.
Namun, di balik kilau gemerlap dan daya tarik visual mereka, ada sejumlah dampak yang perlu dipertimbangkan secara serius karena akan ada dampak yang signifikan terhadap kota, lingkungan dan kehidupan lho!
Dampak Gedung Pencakar Langit
Dikutip dari beberapa sumber, Senin (11/9/2023), berikut dampak dari adanya gedung pencakar langit:
1. Pencemaran visual dan cahaya
Gedung pencakar langit seringkali menjadi lampu cahaya yang menyilaukan di malam hari. Pencemaran cahaya ini bukan hanya mengganggu pengamatan langit malam yang indah, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan manusia dan ekosistem. Cahaya yang terlalu terang di malam hari dapat mengganggu pola tidur manusia dan mengganggu ritme alami makhluk hidup yang tergantung pada kegelapan malam.
2. Penggunaan energi yang tinggi
Gedung-gedung pencakar langit memerlukan penggunaan energi yang sangat tinggi, terutama untuk pemanasan, pendinginan, dan pencahayaan. Bahan bangunan dan sistem HVAC (Heating, Ventilation and Air Conditioning) yang kompleks meningkatkan konsumsi energi secara signifikan. Hal ini dapat menyebabkan emisi karbon yang tinggi dan berkontribusi pada perubahan iklim.
3. Tekanan terhadap air dan sumber daya lainnya
Gedung pencakar langit sering memerlukan pasokan air yang besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti toilet dan sistem pemadam kebakaran. Permintaan air yang tinggi ini dapat meningkatkan tekanan pada sumber daya air, terutama di daerah yang memiliki pasokan air terbatas.
4. Harga properti yang tinggi
Pembangunan gedung pencakar langit dapat mengakibatkan harga properti di sekitarnya menjadi sangat tinggi. Ini dapat memengaruhi aksesibilitas rumah dan biaya hidup bagi penduduk lokal, sehingga menciptakan ketidaksetaraan ekonomi dalam kota.
5. Dampak terhadap cuaca mikro
Gedung-gedung pencakar langit juga dapat memengaruhi cuaca mikro di sekitarnya. Mereka dapat menciptakan efek "canyon wind," yang mengarah pada peningkatan kecepatan angin dan suhu yang lebih rendah di antara bangunan-bangunan tersebut.
6. Penurunan permukaan tanah
Gedung-gedung tinggi juga membutuhkan air bersih, sementara pasokan air kurang. Akhirnya, dilakukan penyedotan air tanah secara besar-besaran tanpa pengawasan. Akibatnya, penurunan permukaan tanah sangat tinggi dan dapat menyebabkan banjir.
Meskipun gedung pencakar langit memberikan manfaat ekonomi dan visual yang besar, penting untuk mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan oleh pembangunannya.
Upaya untuk merancang dan mengelola gedung pencakar langit secara berkelanjutan dan berdampak minimal merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas hidup dan keseimbangan lingkungan di kota-kota besar. (Ami Fatimatuz Zahro')
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









