Marak Kasus Hepatitis Akut, Kenali Gejala Dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO, Hepatitis merupakan penyakit yang telah menjadi perhatian serius di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pasalnya, dampak dari penyakit ini tidak main-main dan bisa mengintai siapapun.
Akhir-akhir ini terjadi lonjakan kasus hepatitis akut di beberapa negara, termasuk Indonesia, tanpa diketahui penyebabnya secara pasti.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menerima laporan terkait 10 kasus hepatitis akut yang tidak diketahui Etiologi-nya (Acute hepatitis of unknown aetiology) pada 5 April 2022 lalu. WHO kemudian menyatakan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) selang beberapa hari, tepatnya pada 15 April 2022.
Dengan ini, penting bagi kita untuk mengetahui gejala dan cara mengatasi penyakit hepatitis supaya tidak berakibat fatal.
Dikutip dari beberapa sumber, Selasa, (5/9/2023), berikut gejala dan cara mengatasi penyakit hepatitis.
Baca Juga: Seribu Kasus Hepatitis Akut Misterius Dilaporkan dari 35 Negara
Gejala Hepatitis Akut
Gejala hepatitis akut sering tidak terdeteksi pada tahap awal, sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa ia sedang menderita penyakit ini. Namun, ada beberapa gejala awal hepatitis akut yang dapat dikenali, yaitu :
- Mual dan muntah
- Diare berat
- Demam ringan
Selain itu, ada juga beberapa tanda dan gejala lanjutan yang mungkin dialami oleh pasien hepatitis akut, yaitu :
- Air kencing berwarna pekat seperti teh
- Fases berwarna putih pucat
- Kulit dan mata berwarna kuning
- Gangguan pembekuan darah, ditandai dengan mudah memar dan mengalami pendarahan
- Kejang
- Kesadaran menurun.
Cara Mengatasi Hepatitis Akut
Hepatitis akut pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun, pada kasus hepatitis akut berat, pasien perlu menjalani rawat inap di rumah sakit untuk mendapatkan pengawasan dan penanganan yang tepat.
Penderita hepatitis dianjurkan untuk beristirahat yang cukup, serta mencukupi asupan cairan dan nutrisi. Selain itu, dokter mungkin juga akan meresepkan obat-obatan sesuai jenis dan penyebab hepatitis yang dialami pasien, seperti:
- Obat antivirus untuk hepatitis B dan C
- Obat imunisupresan untuk hepatitis akut karena autiimun
- Obat cholestyramine apabila mengalami gejala hepatitis akut berupa gatal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




