AKURAT.CO Baru-baru ini viral di X (Twitter) seorang netizen menceritakan sahabatnya meninggal dunia setelah mengalami sakit gigi imbas gigi bolong.
Sakit gigi tersebut disebut semakin memburuk lantaran tak kunjung diobati.
Setelah dicek oleh dokter, ternyata sang sahabat terkena penyakit Descending Necrotizing Mediastinitis (DNM).
Dokter gigi dari Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg Paulus Januar MS, CMC, mengatakan penyakit DNM dapat berasal dari tenggorokan, rongga mulut atau jaringan di sekitar tenggorokan.
Salah satu penyebab dari penyakit tersebut bisa terjadi imbas infeksi, terutama disebabkan oleh bakteri Streptokokus dan Staphilokokus yang menjalar ke daerah mediastinum.
Mediastinum adalah ruang antara ke dua paru-paru. DNM sangat berbahaya karena dapat merusak jaringan di mediastinum, bahkan menyebabkan kematian.
Meskipun demikian, penyakit ini tak selalu berasal dari infeksi pada jaringan gigi dan mulut. Namun, apabila berasal dari jaringan gigi dan mulut, infeksi ini bisa disebut infeksi fokal.
Focal infection yaitu konsep bahwa infeksi di suatu bagian tubuh seperti tenggorokan atau jaringan gigi dan mulut dapat berdampak pada bagian tubuh lainnya. Namun hingga saat ini konsep infeksi fokal kerap menjadi bahan perdebatan dan Masih terus diteliti lebih lanjut.
Apakah Sakit Gigi Bisa Menyebabkan Kematian?
Salah satu penyebab sakit gigi biasanya berhubungan dengan infeksi gigi. Infeksi yang tak diobati dapat menyebar ke jaringan lain di tubuh dalam beberapa minggu atau bulan, hingga berpotensi menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa.
Infeksi gigi bisa terjadi ketika bakteri memasuki saraf atau jaringan lunak gigi yang disebut pulpa. Hal ini dapat terjadi akibat kerusakan gigi, cedera atau prosedur perawatan gigi sebelumnya.
Infeksi gigi yang memburuk dan tak kunjung diobati dapat menyebabkan kantong nanah menumpuk di sekitar gigi yang terkena atau dikenal sebagai abses gigi.
Di London, pada tahun 1600-an, infeksi gigi terdaftar sebagai penyebab kematian utama kelima atau keenam. Bahkan hingga tahun 1908, infeksi gigi masih berakhir dengan kematian antara 10 hingga 40 persen.
Berkat perkembangan dan kemajuan di bidang ilmu kedokteran, saat ini, kematian akibat infeksi gigi sangat jarang terjadi. Namun, tetap penting untuk segera mendapatkan perawatan jika merasa memiliki gigi yang terinfeksi.
Jika tidak diobati, infeksi gigi dapat menyebar ke area lain di tubuh, menyebabkan komplikasi serius yang berpotensi mengancam nyawa.
Berikut adalah beberapa komplikasi serius dari sakit gigi:
-
Sepsis
Reaksi parah tubuh sebagai respons terhadap infeksi.
-
Angina ludwig
Infeksi bakteri serius yang menyerang dasar mulut, di bawah lidah.
-
Necrotizing fasciitis
Infeksi parah yang menyebabkan kematian jaringan lunak di tubuh.
-
Mediastinitis
Peradangan pada mediastinum yang merupakan ruang yang terletak di antara paru-paru.
-
Endokarditis
Peradangan pada lapisan dalam jantung yang disebut endokardium.
-
Trombosis sinus kavernosus
Bekuan darah berbahaya pada sinus, tepat di bawah otak dan di belakang mata.
-
Osteomielitis
Infeksi jaringan tulang.
-
Abses otak
Kumpulan nanah yang dapat berbentuk di otak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









