Akurat Logo

Terlalu Sering Pakai Krim Steroid untuk Atasi Eksim Malah Membahayakan Kulit

Khaerul S | 1 Desember 2019, 15:19 WIB
Terlalu Sering Pakai Krim Steroid untuk Atasi Eksim Malah Membahayakan Kulit

AKURAT.CO, Saat seseorang tengah memiliki masalah kulit yang mudah kambuh dan tak tertahankan seperti eksim, biasanya akan menggunakan krim steroid sebagai solusi jitu untuk mengatasinya.

Meskipun obat ini aman untuk digunakan, menurut dr. Inneke Jane Hidajat, Sp.KK,MKes., pengaplikasian krim steroid ke kulit baru boleh dilakukan ketika kondisi eksim timbul begitu berat.

"Kalau steroid itu mengatasi eksim yang memang berat, bukan tidak boleh tapi harus di bawah pengawasan dokter. Jadi kalau misalnya eksim sudah parah, para dermatologist itu pasti memberikan steroid untuk mengatasi eksim segera mungkin," ungkapnya kepada AkuratHealth dalam launching N'Pure Marigold di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Saat eksim sudah teratasi, harus dibantu dengan perawatan yang lain seperti pelembap yang memiliki kandungan ceramide, tanpa bahan pewangi dan pengawet seperti alkohol dan paraben.

Penggunaan krim steroid sudah tidak boleh lagi kembali dilakukan jika eksim yang muncul tidak lagi parah. Sebab penggunaan krim steroid dapat memberikan efek samping apabila terus menerus digunakan, terlebih pada dosis tinggi.

"Penggunaan steroid jangka panjang punya efek samping, kulitnya nanti jadi kusut dan jadi lebih tipis. Pemakaian jangka lama bisa stretch mark (guratan pada kulit)," tambahnya.

Lebih lanjut dr. Inneke mengatakan bahwa eksim adalah reaksi inflamasi yang berlebihan. Saat meredakan reaksi inflamasi dengan krim steroid, otomatis sistem pertahanan kulit akan turun dan mudah terkena infeksi.

Apabila terus menerus memaksakan penggunaan krim steroid sebagai solusi untuk eksim, lama kelamaan kulit penderita eksim tidak akan merespon steroid lagi, menjadi kebal.

"Tapi sulitnya adalah penggunaan obat di Indonesia itu gampang banget, kita bisa beli di mana saja. Begitu pasien nyaman dengan obat (krim steroid) itu yang ada dipakai terus obatnya. Sebenarnya itu salah sekali. Saran saya adalah obati ke dokter, turuti untuk dikontrol untuk dilihat kondisi kulitnya harus diapakan," tutupnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A