Terlalu Sering Pakai Krim Steroid untuk Atasi Eksim Malah Membahayakan Kulit

AKURAT.CO, Saat seseorang tengah memiliki masalah kulit yang mudah kambuh dan tak tertahankan seperti eksim, biasanya akan menggunakan krim steroid sebagai solusi jitu untuk mengatasinya.
Meskipun obat ini aman untuk digunakan, menurut dr. Inneke Jane Hidajat, Sp.KK,MKes., pengaplikasian krim steroid ke kulit baru boleh dilakukan ketika kondisi eksim timbul begitu berat.
"Kalau steroid itu mengatasi eksim yang memang berat, bukan tidak boleh tapi harus di bawah pengawasan dokter. Jadi kalau misalnya eksim sudah parah, para dermatologist itu pasti memberikan steroid untuk mengatasi eksim segera mungkin," ungkapnya kepada AkuratHealth dalam launching N'Pure Marigold di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Saat eksim sudah teratasi, harus dibantu dengan perawatan yang lain seperti pelembap yang memiliki kandungan ceramide, tanpa bahan pewangi dan pengawet seperti alkohol dan paraben.
Penggunaan krim steroid sudah tidak boleh lagi kembali dilakukan jika eksim yang muncul tidak lagi parah. Sebab penggunaan krim steroid dapat memberikan efek samping apabila terus menerus digunakan, terlebih pada dosis tinggi.
"Penggunaan steroid jangka panjang punya efek samping, kulitnya nanti jadi kusut dan jadi lebih tipis. Pemakaian jangka lama bisa stretch mark (guratan pada kulit)," tambahnya.
Lebih lanjut dr. Inneke mengatakan bahwa eksim adalah reaksi inflamasi yang berlebihan. Saat meredakan reaksi inflamasi dengan krim steroid, otomatis sistem pertahanan kulit akan turun dan mudah terkena infeksi.
Apabila terus menerus memaksakan penggunaan krim steroid sebagai solusi untuk eksim, lama kelamaan kulit penderita eksim tidak akan merespon steroid lagi, menjadi kebal.
"Tapi sulitnya adalah penggunaan obat di Indonesia itu gampang banget, kita bisa beli di mana saja. Begitu pasien nyaman dengan obat (krim steroid) itu yang ada dipakai terus obatnya. Sebenarnya itu salah sekali. Saran saya adalah obati ke dokter, turuti untuk dikontrol untuk dilihat kondisi kulitnya harus diapakan," tutupnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH




