Akurat

Peneliti Buktikan, Dengar Lagu Adele dalam Mobil Bisa Redakan Stres

Khaerul S | 17 November 2019, 18:03 WIB
Peneliti Buktikan, Dengar Lagu Adele dalam Mobil Bisa Redakan Stres

AKURAT.CO, Menghadapi kemacetan setiap hari, perjalanan menuju sekolah atau tempat bekerja saja bisa memicu stres.

Kabar baiknya, dilansir AkuratHealth dari Daily Mail, hal ini sudah ada solusinya. Telah dilakukan penelitian bahwa mendengarkan lagu dari penyanyi ternama dunia, Adele, di dalam mobil dapat mengurangi stres dan membantu menjaga kesehatan hati.

Para peneliti melakukan survei kecil-kecilan ini kepada perempuan muda di jalan-jalan Brazil, dan menemukan bahwa mendengar Enya dan lagu versi instrumental milik Adele mampu menenangkan pikiran mereka.

Versi piano dari lagu terbaik Adele 'Someone Like You' dan 'Hello' dimasukkan dalam daftar putar yang dibuat untuk membuat rileks pengemudi yang terjebak dalam kemacetan.

Sudah banyak penelitian sebelumnya yang menunjukan musik memang mampu mengurangi fluktuasi detak jantung dari waktu ke waktu, dan secara tidak sadar memengaruhi ritme gelombang otak, hingga menurunkan tekanan darah dan detak jantung.

Penelitian ini dilakukan dengan kerjasama Universitas Sao Paulo Brazil, Universitas Oxford Brookes, dan Universitas Parma Italia. Mereka mempelajari lima wanita dengan tujuan menghindari potensi kecelakaan mobil di Marilia, Brazil.

Masing-masing perempuan tersebut kemudian mengendara di jalur sibuk sejauh 1,8 mil setara 3 kilometer di sekitar kota dengan mobil yang disediakan oleh para peneliti. Saking sibuknya, lokasi baru bisa dicapai setelah 20 menit.

Pada tes pertama, responden mengemudi dalam keadaan hening, dan pada tes berikutnya mereka mendengarkan musik dalam perjalanan. Dalam kedua tes ini, responden diukur detak jantungnya selama perjalanan.

"Kami menemukan bahwa tekanan jantung pada peserta berkurang saat mendengarkan musik ketika mereka mengemudi," ujar Profesor Vitor Valenti.

Hal ini penting dibahas karena stres membuat tubuh melepaskan bahan kimia yang mempercepat jantung dan menyebabkan tekanan darah lebih tinggi, meningkatkan risiko peradangan yang merusak atau serangan jantung pada orang yang sudah memiliki penyakit serius.

Peradangan yang berkepanjangan atau tekanan darah tinggi dapat membuat seseorang lebih mungkin terserang penyakit jantung, gagal jantung, atau demensia atau terserang stroke.

Tim peneliti mengklaim stres saat mengemudi adalah faktor risiko untuk pengembangan penyakit kardiovaskular dan komplikasi jantung mendadak seperti serangan jantung.

"Mendengarkan musik bisa menjadi langkah pencegahan yang mendukung kesehatan kardiovaskular dalam situasi stres berat seperti mengemudi selama jam sibuk," tutup Profesor Valenti.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
K
Editor
Khaerul S