AKURAT.CO, Masturbasi adalah rangsangan seksual yang dengan sengaja dilakukan pada alat kelamin untuk mendapat kepuasan tertentu. Namun tidak sedikit orang yang mengaitkan masturbasi ke hal-hal yang negatif.
Padahal masturbasi sebenarnya merupakan hal yang wajar bagi seseorang. Bahkan, masturbasi ternyata baik untuk kesehatan kita lho. Asal tidak dilakukan secara berlebihan.
Akan tetapi banyak masyarakat yang masih menjadikan hal ini sebagai sesuatu yang tabu untuk diperbincangankan. Sehingga tidak sedikit mitos-mitos yang belum tentu kebenarannya tentang masturbasi beredar di masyarakat.
Untuk itu, AKURAT.CO memecahkan mitos tentang masturbasi yang beredar di masyarakat pada Kamis (18/10) berikut ini.
1. Menyebabkan rambut rontok
Hal ini tidak sepenuhnya benar, walaupun masturbasi membuat hormon testosteron meningkat dan membuat tubuh kehilangan banyak nutrisi. Namun bukan berarti hal tersebut cukup untuk membuat seseorang kehilangan rambutnya.
2. Masturbasi tidak berlaku bagi wanita
Walau tidak sebanyak pria, nyatanya tidak sedikit wanita yang melakukan masturbasi. Namun wanita kerap menyembunyikannya lantaran hal ini dipandang negatif di masyarakat. Selain itu, banyak manfaat yang bisa diperoleh dari wanita ketika masturbasi. Seperti, meredakan depresi, mengurangi nyeri perut saat haid bahkan menurunkan resiko terkena kanker serviks.
3. Masturbasi memberikan efek negatif bagi kesehatan
Nyatanya, masturbasi justru dapat memberikan beebrapa efek positif bagi kesehatan, seperti tidur lebih nyenyak, stres berkurang, menyamarkan sakit kepala, hingga tampak awet muda. Selain itu, masturbasi juga dapat mengurangi rasa nyeri ketika berhubungan seksual bagi wanita yang lanjut usia.
4. Masturbasi hanya dilakukan oleh orang yang tidak memiliki pasangan
Masturbasi sering dikaitkan bagi orang-orang yang belum memiliki pasangan untuk melampiasakan hasrat seksual mereka. Namun nyatanya tidak sedikit orang-orang yang telah memiliki pasangan juga kerap melakukan masturbasi.
5. Mastrubasi dapat menyebabkan disfungsi ereksi
Banyak yang mengaitkan masturbasi dapat mengakibatkan disfungsi ereksi pada pria. Namun nyatanya hal tersebut tidak benar. Disfungsi ereksi lebih disebabkan faktor psikologis, kecemasan, depresi, hingga penyakit fisik lainnya. Sehingga kondisi kesehatan tersebut tidak ada hubungannya dengan melakukan masturbasi.
Nah itulah mitos tentang masturbasi yang beredar di masyarakat. Jadi mulai sekarang jangan mudah percaya terhadap sesuatu yang belum pasti kebenarannya ya! []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH





