HP Bekas Murah Belum Tentu Hemat, Ini yang Harus Dihitung

AKURAT.CO Harga murah menjadi salah satu alasan utama orang melirik HP bekas. Namun, banderol yang lebih rendah belum tentu membuat biaya kepemilikan ikut murah karena perangkat lama bisa membutuhkan pengeluaran tambahan setelah dibeli.
Dikutip dari Consumer Reports, Senin (21/9/2026), kondisi baterai menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat membeli ponsel bekas. Baterai yang sudah menurun kapasitasnya dapat membuat pengguna harus mengeluarkan biaya tambahan untuk penggantian.
Usia perangkat perlu diperhitungkan karena baterai merupakan komponen yang mengalami penurunan performa seiring pemakaian. Pembeli disarankan memastikan apakah perangkat bekas memiliki baterai baru atau setidaknya jaminan mengenai kondisi baterainya.
Selain baterai, kondisi layar juga perlu diperiksa sebelum transaksi. Kerusakan yang awalnya terlihat ringan bisa berubah menjadi biaya perbaikan yang cukup besar, terutama pada HP dengan panel premium.
Harga HP bekas juga sebaiknya tidak langsung dibandingkan dengan harga perangkat baru tanpa melihat kelengkapannya. Charger atau aksesori lain yang tidak disertakan bisa membuat pembeli perlu mengeluarkan uang lagi.
Agar tidak terjebak harga murah, pembeli bisa menghitung beberapa pengeluaran berikut:
- Harga HP bekas
- Perkiraan biaya penggantian baterai
- Potensi biaya perbaikan layar atau komponen lain
- Harga charger dan kabel jika tidak tersedia
- Biaya aksesori tambahan
- Biaya servis apabila perangkat memiliki masalah
- Sisa masa dukungan pembaruan software
Usia software perlu diperhatikan karena HP lama bisa berhenti menerima pembaruan keamanan. Karena itu, masa dukungan software juga perlu dihitung sebelum membeli HP bekas.
Pada akhirnya, HP bekas bisa tetap menjadi pilihan ekonomis selama kondisi perangkat dan seluruh biaya tambahannya sudah dihitung sejak awal. Harga beli bukan satu-satunya angka yang menentukan apakah sebuah HP bekas benar-benar hemat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





