Bukan Ponsel, OpenAI Siapkan Speaker AI Tanpa Layar sebagai Perangkat Pertama

AKURAT.CO OpenAI dilaporkan sedang mengembangkan perangkat keras (hardware) konsumen pertamanya yang berbeda dari perkiraan banyak pihak.
Jika sebelumnya beredar rumor perusahaan akan meluncurkan ponsel AI, laporan terbaru justru menyebut perangkat perdana OpenAI akan berupa speaker pintar portabel tanpa layar yang dirancang sebagai pendamping berbasis kecerdasan buatan (AI).
Perangkat tersebut disebut akan mengandalkan ChatGPT sebagai inti layanannya dan dirancang untuk membantu berbagai aktivitas di rumah, mulai dari mengontrol perangkat pintar, memutar musik, menjawab pertanyaan, hingga mengelola pesan.
Pengembangan produk ini juga melibatkan sejumlah mantan insinyur Apple yang bergabung dengan OpenAI setelah perusahaan mengakuisisi startup perangkat AI io yang didirikan bersama mantan kepala desain Apple, Jony Ive.
Dirancang sebagai Pendamping AI di Rumah
Menurut laporan Bloomberg, perangkat tersebut tidak sekadar berfungsi seperti speaker pintar konvensional.
OpenAI dikabarkan merancangnya sebagai "AI companion" yang mampu mempelajari kebiasaan pengguna dari waktu ke waktu sehingga dapat memberikan bantuan yang lebih personal.
Perangkat ini juga disebut akan dibekali kamera dan berbagai sensor untuk memahami konteks lingkungan di sekitarnya.
Selain mendukung kontrol perangkat rumah pintar, speaker AI tersebut diperkirakan mampu menjalankan percakapan menggunakan teknologi GPT-Live, mengakses kemampuan ChatGPT, serta merespons kebutuhan pengguna secara lebih proaktif dibandingkan asisten suara generasi sebelumnya.
Masih Dalam Pengembangan
Hingga saat ini OpenAI belum mengumumkan spesifikasi resmi maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut. Namun berbagai laporan menyebut produk ini menjadi langkah penting perusahaan untuk memperluas bisnis dari layanan perangkat lunak menuju perangkat keras berbasis AI.
Laporan juga menyebut speaker tersebut akan memiliki sejumlah elemen mekanis yang dapat bergerak sehingga interaksi dengan pengguna terasa lebih alami. Kehadiran produk ini diperkirakan akan memperketat persaingan di pasar perangkat AI rumah pintar yang selama ini dihuni oleh Amazon Echo, Google Nest, dan Apple HomePod.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri







