Penjualan Kacamata Meta AI Melonjak, Tembus 7 Juta Unit pada 2025

AKURAT.CO Produsen Ray-Ban, EssilorLuxottica, melaporkan lonjakan besar penjualan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) hasil kolaborasi dengan Meta sepanjang 2025. Dalam laporan kuartal keempat, penjualannya disebut melonjak lebih dari tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Sepanjang 2025, EssilorLuxottica membukukan penjualan lebih dari 7 juta unit kacamata AI. Capaian ini menjadi rekor baru bagi lini wearable berbasis kecerdasan buatan tersebut.
Sebagai perbandingan, total penjualan pada 2023 dan 2024 secara gabungan hanya sekitar 2 juta unit. Artinya, pertumbuhan tahun 2025 melampaui dua tahun sebelumnya dalam satu periode saja.
Capaian tersebut mencakup lini kacamata pintar di bawah merek Ray-Ban dan Oakley, dengan model Oakley mulai dipasarkan sejak Juni tahun lalu. Lonjakan ini memperkuat sinyal bahwa pasar wearable AI mulai menemukan momentum di kalangan konsumen global.
Perusahaan menyebut keberhasilan perangkat wearable menjadi pendorong utama pertumbuhan, terutama karena kekuatan merek ikonik yang sudah memiliki basis pelanggan kuat. Strategi menggabungkan desain fashion dengan teknologi AI dinilai efektif memperluas adopsi.
Baca Juga: Meta Uji Langganan Premium di Instagram, Facebook dan WhatsApp dengan Fitur AI Eksklusif
Kolaborasi EssilorLuxottica dan Meta sendiri telah dimulai sejak 2019, dengan generasi pertama kacamata pintar dirilis pada 2021. Namun, penetrasi pasar baru terasa signifikan setelah generasi kedua hadir pada 2023 dengan peningkatan fitur dan performa.
Pada September lalu, kedua perusahaan memperkenalkan versi terbaru Ray-Ban Display yang dibanderol sekitar $799 atau sekitar Rp13 jutaan. Perangkat ini dilengkapi layar kecil pada salah satu lensa serta dukungan kontrol berbasis gestur tangan dan antarmuka saraf.
Permintaan yang melonjak di Amerika Serikat membuat Meta menunda rencana ekspansi global yang semula dijadwalkan awal 2026. Situasi ini menunjukkan pasar domestik masih menjadi prioritas utama karena lonjakan minat konsumen.
Meta dan EssilorLuxottica tengah membahas peningkatan kapasitas produksi. Targetnya mencapai sedikitnya 20 juta unit demi menjaga suplai tetap stabil, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Selasa (17/2/2026).
Dari perspektif industri, lonjakan ini menandakan perangkat AI mulai keluar dari bayang-bayang smartphone dan komputer. Jika tren berlanjut, kacamata pintar berpotensi menjadi kategori komputasi baru yang menyatukan komunikasi, gaya hidup dan asisten digital dalam satu perangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







