Tuliskan 7 Teknik Pengolahan Makanan Panas Basah atau Moist Heat!
Sultan Tanjung | 4 Mei 2024, 20:00 WIB

AKURAT.CO Pengolahan makanan panas basah melibatkan metode memasak menggunakan air, minyak, atau cairan lain yang dipanaskan.
Berikut adalah tujuh teknik pengolahan makanan panas basah:
- Merebus (Boiling): Ini adalah cara mengolah bahan makanan dalam cairan yang sudah mendidih. Cairan yang digunakan bisa berupa air, kaldu, atau susu.
- Merebus Menutup Bahan Pangan (Poaching): Teknik ini melibatkan memasak bahan makanan dalam cairan yang hanya menutupi bahan makanan yang direbus dengan api kecil di bawah titik didih (92º – 96º C). Biasanya digunakan untuk bahan makanan yang lunak seperti buah-buahan, sayuran, telur, dan ikan.
- Merebus dengan Sedikit Cairan (Braising): Bahan makanan direbus dengan sedikit cairan (sekitar setengah dari bahan yang akan direbus) dalam panci tertutup dengan api yang perlahan-lahan dikurangi. Teknik ini menggabungkan merebus dan menyetup agar aroma bahan makanan lebih menyatu dengan cairan dan menjadi lebih lunak.
- Menyetup/Menggulai (Stewing): Bahan makanan ditumis dengan bumbu terlebih dahulu, kemudian direbus dengan sedikit cairan menggunakan api sedang. Tujuannya adalah agar aroma bahan masakan keluar dengan sempurna.
- Mengukus (Steaming): Bahan makanan dimasak dengan uap air mendidih. Sebelum mengukus, alat pengukus yang berisi air harus dipanaskan hingga mendidih, baru kemudian masukkan bahan makanan. Teknik ini menjadikan makanan lebih lunak dan lembut serta meminimalkan kehilangan nilai gizi karena tidak bersentuhan langsung dengan air.
- Mendidih (Simmering): Teknik ini melibatkan memasak bahan makanan dengan saus atau bahan cair lainnya yang dididihkan terlebih dahulu. Kemudian api dikurangi di bawah titik didih dan direbus hingga muncul gelembung-gelembung kecil pada permukaannya. Biasanya digunakan untuk membuat kaldu.
- Mengetim: Bahan makanan dimasak dengan menggunakan dua panci berbeda ukuran, di mana salah satu panci lebih kecil.
Semoga artikel ini membantu Anda memahami teknik pengolahan makanan panas basah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




