Siapa Fariz RM? Ini Profil dan Rekam Jejaknya dalam Perkara Narkoba

AKURAT.CO Profil Fariz RM kini banyak dicari publik setelah ia kembali terjerat kasus narkoba.
Penyanyi legendaris yang terkenal pada era 1980-an ini, kembali berurusan dengan hukum untuk yang keempat kalinya, setelah ditangkap di Bandung, Jawa Barat pada 18 Februari 2025.
Dilansir dari berbagai sumber, Fariz RM diduga mengonsumsi narkoba jenis ganja dan sabu, yang mengarah pada penangkapannya setelah adanya pengakuan dari seorang pria yang sebelumnya ditangkap.
Simak profil dan rekam jejaknya di bawah ini.
Profil Fariz RM
Fariz RM, lahir pada 5 Januari 1959 di Jakarta, Indonesia, adalah seorang musikus, penyanyi, dan penulis lagu yang terkenal di kalangan penggemar musik Indonesia sejak era 1980-an.
Lahir dari keluarga yang sarat dengan talenta musik, ayahnya Rustam Munaf adalah seorang penyanyi, sementara ibunya, Anna Reijnenberg, seorang pelatih piano.
Fariz memiliki darah campuran Belanda-Betawi dari pihak ibunya dan Minangkabau dari ayahnya.
Memulai karier musik sejak muda, Fariz RM tampil pertama kali pada usia 12 tahun bersama grup Young Gipsy. Ia meraih popularitas melalui sejumlah album legendaris, seperti "Sakura" dan "Barcelona."
Dalam kariernya, Fariz telah merilis lebih dari 21 album solo, serta berbagai album kolaborasi dan soundtrack.
Rekam Jejak Fariz RM dalam Kasus Narkoba
Namun, di balik kesuksesannya di dunia musik, Fariz RM juga memiliki rekam jejak yang kelam dalam dunia narkoba.
Kasus narkoba pertama kali menimpa Fariz pada 2007, ketika ia ditangkap dengan barang bukti ganja.
Pada saat itu, ia divonis delapan bulan penjara, meskipun hukumannya dipotong masa tahanan.
Kemudian, pada 6 Januari 2015, Fariz RM kembali ditangkap setelah ditemukan mengisap ganja di rumahnya di Bintaro Jaya.
Polisi menemukan ganja di asbak miliknya pada saat perayaan ulang tahunnya. Setelah itu, pada 24 Agustus 2018, Fariz kembali terjerat narkoba.
Ia ditangkap dengan barang bukti sabu, alprazolam, dumolid, dan alat isap sabu.
Akibatnya, ia dijatuhi hukuman rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Narkotika Nasional (BNN) Lido, Cigombong, Kabupaten Bogor.
Setelah menjalani rehabilitasi, pada 2025, Fariz RM kembali ditangkap dalam kasus narkoba, kali ini karena diduga terlibat dalam penggunaan ganja di Bandung.
Penangkapan ini menambah panjang daftar permasalahan hukum yang menjeratnya.
Itulah profil dan rekam jejak yang menyoroti musikus berbakat, Fariz RM.
Meski dikenal sebagai musikus berbakat dan memiliki jejak karier gemilang di dunia musik, Fariz RM terus bergelut dengan masalah narkoba yang telah merusak kehidupannya.
Kasus-kasus yang berulang ini memperlihatkan sisi gelap dari kehidupan seorang selebritas yang terkadang terjerat masalah pribadi.
Dengan penangkapan terbarunya, Fariz RM kembali menjadi sorotan publik, sekaligus memberikan pelajaran akan bahayanya penggunaan narkoba yang dapat menghancurkan karier dan masa depan seseorang.
Baca Juga: Profil Seo Kang Joon: Perjalanan Karier dan Peran Terbarunya di Undercover High School
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang









