DBS dan KONEKIN Gelar Program Inklusif bagi Disabilitas untuk Masuk ke Dunia Kerja Perbankan

AKURAT.CO Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN) bersama Bank DBS Indonesia kembali menyelenggarakan program pelatihan inklusif DBS BERSIAP 2025, yang ditujukan untuk mendukung penyandang disabilitas mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, khususnya di sektor perbankan.
Program ini berlangsung daring selama 1,5 bulan sejak Agustus hingga September 2025, dengan melibatkan 50 mahasiswa disabilitas. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif mingguan dari narasumber dan mentor profesional Bank DBS Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia, dengan 17 juta berada pada usia produktif. Namun partisipasi kerja masih rendah. Hanya 45% yang bekerja, sebagian besar di sektor non-formal, sementara yang terserap di sektor formal baru sekitar 17% (BPS, 2022).
Baca Juga: Purbaya Gantikan Sri Mulyani, Prabowo Konsisten dengan Visi Pembangunan Inklusif Berdaulat
“DBS Foundation melalui program DBS BERSIAP berkomitmen untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bersama KONEKIN untuk membantu teman-teman yang memiliki disabilitas untuk memiliki masa depan yang lebih baik. Kami berharap semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk terserap di dunia kerja,” ujar Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communications Bank DBS Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (9/9/2025).
CEO dan Founder KONEKIN, Marthella Sirait, menambahkan bahwa program tahun ini menjadi kelanjutan dari keberhasilan edisi sebelumnya.
“Tim DBS dan KONEKIN ingin memberikan yang terbaik dan lebih baik lagi dari DBS BERSIAP tahun lalu, harapannya sesuai dengan kebutuhan teman-teman disabilitas dan mempersiapkan teman-teman untuk masuk ke dunia kerja,” katanya.
Program DBS BERSIAP hadir sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 yang mewajibkan kuota minimal 1% pekerja disabilitas di perusahaan swasta dan 2% di BUMN.
Kehadiran program ini diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat keterampilan, meningkatkan kesiapan, serta membuka akses penyandang disabilitas ke pasar kerja formal di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat





