Akurat Logo

Flavio Bolsonaro Dapat Dukungan Kandidat Peringkat Ketiga, Persaingan Pilpres Brasil Melawan Lula Makin Ketat

Fitra Iskandar | 9 Oktober 2026, 12:31 WIB
Flavio Bolsonaro Dapat Dukungan Kandidat Peringkat Ketiga, Persaingan Pilpres Brasil Melawan Lula Makin Ketat
Flavio Bolsonaro - Pixabay

AKURAT.CO Kandidat presiden Brasil dari kubu kanan, Flavio Bolsonaro, mendapat dukungan dari Augusto Cury, kandidat yang menempati posisi ketiga dalam putaran pertama pemilihan presiden Brasil. Dukungan tersebut berpotensi memperkuat posisi Flavio dalam persaingan melawan Presiden petahana Luiz Inacio Lula da Silva pada putaran kedua pilpres.

Augusto Cury mengumumkan dukungannya pada Kamis (8/10), setelah memperoleh hampir 3 persen suara dalam putaran pertama yang berlangsung pada Minggu. Sementara itu, Flavio Bolsonaro meraih 47 persen suara dan Lula memperoleh 45 persen, berdasarkan hasil yang dikutip dalam laporan France 24.

Meski mendukung Flavio, Cury menegaskan dukungannya bukan tanpa syarat. “Dukungan saya bukan cek kosong,” kata Cury dalam sebuah pernyataan. Dukungan dari kandidat peringkat ketiga ini menjadi perkembangan penting menjelang pemungutan suara putaran kedua, ketika kedua kubu berupaya memperluas basis pemilih.

Elektabilitas Flavio Bolsonaro Ungguli Lula dalam Survei

Sebelum dukungan Cury diumumkan, Flavio Bolsonaro tercatat unggul dalam survei yang dirilis lembaga Datafolha pada Kamis. Senator berusia 45 tahun itu memperoleh dukungan 52 persen, sedangkan Lula mendapatkan 48 persen.

Hasil survei tersebut menunjukkan persaingan yang ketat menjelang putaran kedua pilpres Brasil. Dukungan dari pemilih kandidat yang tersingkir pada putaran pertama berpotensi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil akhir pemilihan.

Namun, Lula tidak terlalu mempersoalkan hasil jajak pendapat tersebut. Presiden berusia 81 tahun itu menegaskan fokusnya adalah mengumpulkan suara lebih banyak daripada Flavio untuk memenangkan pemilihan dan mengamankan masa jabatan keempatnya.

“Saya tidak menilai jajak pendapat, saya tidak bekerja dengan cara seperti itu. Saya bekerja dengan memahami bahwa saya harus memperoleh suara lebih banyak daripada Flavio untuk memenangkan pemilihan. Saya memiliki 17 hari untuk melakukannya,” kata Lula dalam konferensi pers pada Kamis.

Flavio Bolsonaro, Putra Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro

Flavio Bolsonaro merupakan putra sulung mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, tokoh sayap kanan jauh yang kalah dalam pemilihan presiden 2022. Jair Bolsonaro kini menjalani tahanan rumah setelah dinyatakan terlibat dalam upaya merencanakan kudeta menyusul kekalahannya dalam pemilu tersebut.

Keterkaitan Flavio dengan mantan presiden itu menjadi bagian penting dari latar belakang politiknya. Dalam pemilihan kali ini, Flavio berupaya mempertahankan dukungan pemilih sayap kanan untuk menghadapi Lula, yang berasal dari kubu kiri.

Dengan dukungan Cury, Flavio berpeluang memperluas jangkauan politiknya kepada pemilih yang sebelumnya mendukung kandidat lain. Meski demikian, Cury menegaskan bahwa dukungannya tidak bersifat mutlak, sehingga belum dapat dipastikan seluruh pendukungnya akan mengikuti arah dukungan tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.