Pentagon: Eksekusi Mati Nidal Hasan Akan Disiarkan Secara Langsung

AKURAT.CO Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa eksekusi terhadap Nidal Hasan, seorang terpidana teroris yang juga warga negara AS, akan diperlihatkan kepada publik.
Tak lama setelah pernyataan Hegseth, sumber-sumber AFP di Pentagon—markas besar pertahanan AS—mengatakan bahwa eksekusi tersebut akan disiarkan secara langsung.
Nidal Hasan, seorang psikiater Angkatan Darat, dijatuhi hukuman mati pada tahun 2013 atas pembantaian tahun 2009 di Fort Hood, Texas; dalam peristiwa itu, ia menembak mati 13 orang dan melukai 31 orang lainnya.
Awal pekan ini, Presiden Donald Trump—atas saran Hegseth—menyetujui pelaksanaan eksekusi melalui regu tembak, setelah sebelumnya pengadilan militer memutuskan bahwa Hasan harus dieksekusi dengan suntik mati.
Menurut AFP, eksekusi yang dijadwalkan pada 3 Desember ini akan menjadi eksekusi pertama yang dilakukan oleh militer AS sejak tahun 1961.
Sumber: Kiwi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 6Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 7Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 8Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver





