Tepi Barat Diguncang 62.916 Serangan Sejak 7 Oktober 2023, 66 Warga Palestina Tewas

AKURAT.CO Sebanyak 62.916 serangan terhadap warga Palestina, tanah dan properti terjadi di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, sejak 7 Oktober 2023. Data tersebut dirilis Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Palestina pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Laporan terbaru mengenai serangan Israel di Tepi Barat itu mencatat 48.174 serangan dilakukan pasukan Israel, sementara 14.742 lainnya dilakukan pemukim Israel. Hebron menjadi wilayah dengan jumlah serangan tertinggi, yakni 10.840 kasus, disusul Ramallah dan Al-Bireh sebanyak 10.594 kasus serta Nablus dengan 10.261 kasus.
Selain 62.916 serangan di Tepi Barat, laporan tersebut mencatat sedikitnya 66 warga Palestina tewas akibat serangan pemukim Israel dalam periode yang sama. Komisi juga mendokumentasikan 1.182 kasus pembakaran yang menyasar tanah dan properti Palestina serta kerusakan terhadap 147.111 pohon, termasuk lebih dari 100.000 pohon zaitun.
Hebron Catat Serangan Terbanyak
Berdasarkan laporan Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman, Hebron menjadi wilayah dengan jumlah serangan tertinggi sejak 7 Oktober 2023.
Rinciannya adalah: Hebron: 10.840 serangan; Ramallah dan Al-Bireh: 10.594 serangan; Nablus: 10.261 serangan; Yerusalem: 7.315 serangan.
Serangan tersebut mencakup berbagai bentuk tindakan terhadap warga, tanah dan properti Palestina. Laporan juga mencatat sedikitnya 376 desa dan komunitas Palestina terdampak serangan pemukim.
Komisi menyebut pemukim Israel juga berupaya mendirikan 211 pos permukiman baru, yang sebagian besar berkarakter peternakan atau pastoral.
Lebih dari 147 Ribu Pohon Rusak
Dampak terhadap sektor pertanian juga menjadi bagian dari laporan tersebut.
Sebanyak 147.111 pohon Palestina dilaporkan ditebang atau mengalami kerusakan, termasuk lebih dari 100.000 pohon zaitun.
Komisi juga mencatat 1.182 kebakaran yang menyasar lahan dan properti Palestina. Selain itu, laporan mendokumentasikan 922 kasus pengerukan tanah serta 2.645 serangan terhadap pohon dan tanaman.
Pohon zaitun memiliki arti penting bagi masyarakat Palestina karena menjadi salah satu sumber penghidupan utama sekaligus bagian dari aktivitas pertanian di Tepi Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen







