Trump Bertemu Presiden Interim Venezuela Delcy Rodríguez di Sidang PBB, Bahas Minyak hingga Keamanan

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tatap muka dengan Presiden Interim Venezuela Delcy Rodríguez di sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menandai pertemuan langsung pertama kedua pemimpin sejak Washington mendukung pergantian pemerintahan di negara Amerika Selatan tersebut.
Pertemuan Trump dan Delcy Rodríguez menjadi sorotan karena berlangsung hanya beberapa kilometer dari penjara federal di New York, tempat mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro kini ditahan sambil menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan narkoba dan sejumlah dakwaan lainnya.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk energi, pertambangan, dan keamanan. Agenda tersebut memperkuat hubungan baru antara Amerika Serikat dan pemerintahan interim Venezuela yang didukung Washington.
Bahas Energi, Pertambangan, dan Keamanan
Delcy Rodríguez mengatakan pembicaraan dengan Trump difokuskan pada upaya membangun agenda kerja sama di bidang-bidang strategis yang dinilai penting bagi kedua negara.
“Kami membahas pengembangan agenda kerja sama di sektor energi, pertambangan, dan keamanan,” ujar Rodríguez usai pertemuan.
Pertemuan itu juga dihadiri Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio serta Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles.
Kesepakatan Minyak Raksasa Jadi Latar Belakang
Hubungan Washington dan Caracas semakin erat setelah pemerintahan interim Venezuela menyetujui perjanjian yang memberikan perusahaan yang dipimpin Amerika Serikat hak konsesi selama 100 tahun atas 17 ladang minyak di Venezuela.
Perjanjian tersebut mencakup pengelolaan lebih dari 65 miliar barel minyak, atau lebih dari seperlima cadangan minyak Venezuela. Sebelumnya, Trump menyebut kesepakatan itu sebagai “kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia.”
Saat berpidato di Sidang Umum PBB pada Senin, Trump juga menegaskan pentingnya aliansi energi kedua negara.
“Amerika Serikat dan Venezuela menguasai lebih dari 60 persen minyak dunia. Bagi pemenang, hasilnya adalah milik mereka,” kata Trump.
Delcy Rodríguez Naik Setelah Maduro Digulingkan
Delcy Rodríguez sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di bawah pemerintahan Nicolás Maduro. Ia pernah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat pada 2018, namun sanksi tersebut dicabut pada April tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas







