Jerman Siaga Tinggi, Dugaan Sabotase Jaringan Listrik Meluas usai Serangan Drone di Bandara Leipzig

AKURAT.CO Kepolisian Jerman meningkatkan status siaga nasional setelah muncul serangkaian dugaan sabotase terhadap jaringan listrik di berbagai wilayah negara itu. Langkah ini diambil menyusul percobaan serangan drone di Bandara Leipzig dan ancaman baru yang menyasar fasilitas energi strategis.
Media Jerman melaporkan upaya sabotase terbaru terjadi di fasilitas energi di Dormagen, Negara Bagian North Rhine-Westphalia. Pelaku diduga berusaha memicu korsleting pada instalasi listrik, sementara polisi menerima sepucuk surat yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut.
Surat itu sekaligus berisi ancaman akan adanya serangan lanjutan, sehingga aparat keamanan langsung meningkatkan kewaspadaan ke level tertinggi.
Gardu Induk Disegel dan Perburuan Besar Dimulai
Penyelidikan kemudian meluas ke sejumlah lokasi lain. Sebuah gardu induk di Ganderkesee, Jerman utara, disegel setelah ditemukan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas tersebut.
Di saat yang sama, polisi juga memeriksa gardu induk Weisweiler di dekat Aachen, wilayah barat laut Jerman yang berbatasan dengan Belgia dan Belanda, setelah fasilitas itu disebut dalam surat ancaman.
Juru bicara kepolisian mengatakan tim penyisiran diterjunkan untuk memastikan tidak ada bahan peledak maupun perangkat sabotase yang dipasang di lokasi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi melancarkan operasi pencarian besar-besaran terhadap seorang pria yang diduga berada di wilayah Gevelsberg dan diyakini terkait dengan aksi sabotase tersebut.
Klaim Motif Anti Bahan Bakar Fosil
Dalam surat yang diterima aparat, pelaku mengaku melakukan sabotase sebagai bagian dari perjuangan melawan penggunaan bahan bakar fosil.
Meski demikian, kepolisian belum mengonfirmasi keaslian klaim tersebut dan masih menyelidiki apakah aksi ini dilakukan oleh individu, kelompok ekstremis, atau jaringan yang lebih luas.
Tiga Serangan Besar dalam Sepekan
Sejak awal pekan, Jerman telah mencatat sedikitnya tiga insiden besar yang menargetkan infrastruktur kelistrikan.
Di Bergheim, sebuah gardu induk dirusak sehingga beberapa unit pembangkit listrik tenaga lignit dengan kapasitas gabungan sekitar 4.200 megawatt terpaksa dihentikan sementara dari jaringan nasional.
Sementara itu, di Negara Bagian Brandenburg, salah satu jalur transmisi listrik tegangan tinggi paling penting mengalami kerusakan setelah ditemukan perangkat yang berisi material konduktif dipasang pada instalasi tersebut.
Rangkaian insiden ini membuat otoritas Jerman memperketat pengamanan terhadap bandara, gardu induk, dan infrastruktur energi vital karena dikhawatirkan menjadi target sabotase lanjutan.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa





