Akurat Logo

Swiss Bentuk Pusat Drone Baru dan Batalion Khusus untuk Perkuat Pertahanan

Fitra Iskandar | 28 Agustus 2026, 14:03 WIB
Swiss Bentuk Pusat Drone Baru dan Batalion Khusus untuk Perkuat Pertahanan
Ilustrasi drone - Unsplash

AKURAT.CO Pemerintah Swiss berencana membentuk pusat unggulan sistem nirawak atau drone sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan dan mengikuti perkembangan teknologi militer modern.

Rencana tersebut diumumkan Menteri Pertahanan Swiss Martin Pfister, Kepala Angkatan Bersenjata Benedikt Roos, dan Direktur armasuisse Urs Loher dalam sebuah kegiatan di lapangan parade militer pada Kamis.

Menurut laporan Swissinfo, Departemen Federal Pertahanan, Perlindungan Sipil, Olahraga, dan Angkatan Bersenjata Swiss (DDPS) juga akan membentuk batalion drone baru serta sekolah rekrutmen khusus untuk sistem nirawak.

Pusat Drone Gabungkan Militer, Industri, dan Universitas

Pusat baru tersebut akan menjadi wadah untuk mengembangkan, menguji, dan mengintegrasikan teknologi drone ke dalam angkatan bersenjata Swiss.

Konsepnya akan mempertemukan kebutuhan operasional pasukan dengan keahlian teknologi dari industri persenjataan serta pengetahuan yang dikembangkan oleh perguruan tinggi.

Dengan model tersebut, Swiss berharap pengembangan sistem nirawak dapat dilakukan lebih cepat sekaligus memastikan teknologi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan militer di lapangan.

Pusat tersebut juga akan menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan baru Swiss menghadapi perubahan karakter peperangan modern yang semakin banyak memanfaatkan sistem tanpa awak.

Batalion Drone Mulai Dibentuk pada 2028

Selain pusat teknologi, militer Swiss dijadwalkan memiliki batalion drone mulai 2028.

Batalion tersebut akan difokuskan pada kemampuan pengintaian dan pertahanan, sehingga drone tidak hanya digunakan untuk memperoleh informasi di medan operasi, tetapi juga mendukung kebutuhan pertahanan militer.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.