Akurat Logo

Iran dan Oman Belum Capai Kesepakatan Final soal Selat Hormuz

Okto Rizki Alpino | 27 Agustus 2026, 10:32 WIB
Iran dan Oman Belum Capai Kesepakatan Final soal Selat Hormuz
Selat Hormuz - Unsplash

AKURAT.CO Iran dan Oman masih merundingkan rincian kesepakatan terkait Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan seorang sumber senior Iran pada Rabu (26/8/2026), setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya menyebut kedua negara telah mencapai kesepakatan mengenai pembagian wilayah perairan dan pendapatan dari jalur strategis tersebut.

Sumber senior Iran mengatakan kesepakatan dengan Oman belum final dan pembahasan mengenai sejumlah rincian masih berlangsung.

"Kesepakatan dengan Oman mengenai Selat Hormuz belum difinalisasi," kata sumber tersebut kepada Reuters.

Pernyataan itu berbeda dengan keterangan juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, yang mengatakan Iran dan Oman telah mencapai hasil yang dapat diterima kedua pihak setelah sekitar satu bulan negosiasi.

Menurut Mohebbi, pembicaraan mencakup pembagian wilayah perairan Selat Hormuz serta pembagian pendapatan antara Iran dan Oman.

Selat Hormuz Belum Dibuka

Iran juga menegaskan Selat Hormuz belum akan dibuka sepenuhnya selama Amerika Serikat tidak memenuhi sejumlah tuntutan Teheran.

Mohebbi mengatakan tuntutan tersebut mencakup penghentian blokade AS terhadap pelabuhan Iran, pemberian kompensasi, serta pencabutan sanksi.

Iran dan Oman telah melakukan pembicaraan secara berkala selama beberapa pekan untuk mengatur lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Sebelum perang pecah pada Februari, jalur tersebut menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia dengan sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas alam cair global melintasinya.

Sebagian besar aktivitas pelayaran kemudian terhenti sehingga mendorong kenaikan harga energi global. Iran dan AS sebelumnya memberlakukan blokade masing-masing dalam upaya memperkuat posisi mereka atas jalur pelayaran strategis tersebut.

Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi mengatakan setelah pertemuan dengan Iran pada Selasa bahwa dirinya berharap kedua pihak segera mengumumkan koridor sementara di Selat Hormuz dan pengaturan praktis untuk memulihkan pelayaran yang aman.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.