AS-Kanada Perang Dagang, Trump Usul Ganti Nama Danau Ontario Jadi “Lake America”

AKURAT.CO Perang dagang dengan AS dengan Kanada mulai melebar ke isu identitas geografis di wilayah perbatasan. Di tengah ketegangan kedua negara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan penggantian nama Danau Ontario menjadi “Lake America”.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Selasa (25/8/2026), Trump mengatakan pemerintah AS sedang mempertimbangkan secara serius perubahan nama salah satu Danau Besar di Amerika Utara tersebut.
“Amerika Serikat sedang mempertimbangkan secara serius untuk mengubah nama Lake Ontario menjadi Lake America karena kami tidak lagi berharap akan banyak berbisnis dengan Ontario,” tulis Trump.
Beberapa jam kemudian, ia mengunggah ilustrasi peta yang menampilkan tulisan “Lake America” dengan huruf emas besar, sementara nama Lake Ontario diberi tanda silang merah dan disandingkan dengan bendera Amerika Serikat.
Danau Ontario Berbatasan dengan AS dan Kanada
Danau Ontario merupakan salah satu dari lima Great Lakes yang membentuk sistem air tawar terbesar di dunia. Danau ini berbatasan langsung dengan Provinsi Ontario di Kanada dan Negara Bagian New York di Amerika Serikat.
Nama “Ontario” sendiri berasal dari bahasa masyarakat adat yang telah digunakan jauh sebelum Kanada maupun Amerika Serikat berdiri sebagai negara modern.
Usulan Trump mengingatkan pada kebijakannya tahun lalu yang mengganti penyebutan Gulf of Mexico menjadi Gulf of America melalui perintah eksekutif. Namun, perubahan tersebut hanya berlaku bagi lembaga pemerintah federal AS, sementara negara lain dan sebagian besar organisasi internasional tetap menggunakan nama asli Teluk Meksiko.
Trump Tak Bisa Memaksa Kanada
Secara hukum, Presiden AS dapat menginstruksikan instansi federal menggunakan nama baru untuk wilayah geografis dalam dokumen resmi Amerika. Namun, Trump tidak memiliki kewenangan memaksa Kanada maupun komunitas internasional mengikuti perubahan tersebut.
Amerika Serikat dan Kanada juga memiliki perjanjian tahun 1989 mengenai penamaan fitur geografis bersama. Kesepakatan itu menekankan pentingnya mempertahankan nama resmi yang telah lama digunakan, kecuali terdapat alasan kuat berdasarkan penggunaan lokal atau permintaan khusus yang didukung masyarakat.
Dengan demikian, perubahan nama Danau Ontario memerlukan kesepahaman kedua negara dan bukan keputusan sepihak Washington.
Perang Dagang Jadi Pemicu
Pernyataan Trump muncul setelah negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada gagal mencapai kesepakatan pada pekan lalu.
Pemerintahan Trump kemudian memberlakukan tarif 50 persen terhadap sekitar USD20 miliar barang impor asal Kanada. Sebagai balasan, pemerintah Kanada mengumumkan tarif retaliasi hingga 50 persen untuk sejumlah produk Amerika yang mulai berlaku pada 8 September.
Kedua negara saling menyalahkan atas gagalnya perundingan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








