Harga Minyak Dunia Anjlok 3,3% Setelah AS Longgarkan Sanksi Iran Selama 60 Hari
AKURAT.CO Harga minyak dunia jatuh sekitar 3,3 persen pada perdagangan terbaru setelah Amerika Serikat mengumumkan pelonggaran sementara sanksi terhadap sektor minyak Iran selama 60 hari. Kebijakan tersebut memicu optimisme pasar bahwa pasokan energi global akan meningkat dan risiko gangguan distribusi melalui Selat Hormuz dapat berkurang.
Kontrak minyak mentah Brent tercatat turun 3,31 persen dan ditutup di kisaran USD77,90 per barel. Penurunan ini terjadi setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat mengeluarkan lisensi umum sementara yang memungkinkan Iran kembali memproduksi, menjual, dan mengirimkan minyak mentah ke pasar internasional hingga 21 Agustus mendatang.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan pelonggaran sanksi diberikan setelah Iran menyatakan komitmen untuk menjaga kebebasan pelayaran di Selat Hormuz serta membuka akses bagi inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Pasar Sambut Positif Tambahan Pasokan Minyak
Investor menilai keputusan Washington berpotensi menambah pasokan minyak global dalam waktu relatif singkat. Selama ini, sanksi Amerika Serikat menjadi salah satu faktor yang membatasi ekspor minyak Iran ke pasar internasional.
Dengan adanya pengecualian sementara tersebut, Iran kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan ekspor minyak dan menerima pembayaran dalam dolar AS. Langkah itu dinilai dapat membantu menstabilkan pasokan energi di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Analis pasar energi menyebut bahwa prospek masuknya kembali minyak Iran ke pasar global menjadi faktor utama yang menekan harga minyak dalam perdagangan hari ini.
Selat Hormuz Mulai Kembali Normal
Selain pelonggaran sanksi, pasar juga merespons perkembangan positif terkait Selat Hormuz, jalur pelayaran yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengungkapkan bahwa Washington dan Teheran telah membentuk mekanisme komunikasi untuk menjaga jalur pelayaran tetap terbuka dan mencegah insiden yang dapat mengganggu arus perdagangan energi.
Laporan pelayaran internasional menunjukkan sejumlah kapal tanker gas alam cair (LNG) kembali melintasi Selat Hormuz. Aktivitas tersebut menjadi indikasi bahwa kondisi keamanan di kawasan mulai membaik setelah sempat terganggu akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Perusahaan pialang kapal Clarksons menyebut jumlah kapal yang melintas memang masih berada di bawah tingkat normal sebelum konflik, namun tren pemulihannya dinilai cukup positif.
Kemajuan Negosiasi AS-Iran Dorong Optimisme
Penurunan harga minyak juga dipengaruhi kemajuan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Swiss. Kedua negara dilaporkan telah menyepakati peta jalan selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan yang lebih luas.
Dalam perundingan tersebut, Iran disebut membuka peluang bagi kembalinya inspektur IAEA ke fasilitas nuklirnya. Namun pemerintah Iran menegaskan bahwa belum ada kesepakatan baru terkait program nuklir yang dicapai dalam pembicaraan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 6Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 7Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 8Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 9Ariawan: Pers Menyadarkan Publik tentang Peran MPR Menjaga Konstitusi dan Kebangsaan
- 10Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra







