Presiden Iran Masoud Pezeshkian Minta Maaf kepada Negara Tetangga yang Sempat Diserang

AKURAT.CO Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu (7/3) menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga di tengah meningkatnya konflik militer antara Iran dan Israel. Permintaan maaf itu disampaikan melalui pidato rekaman yang disiarkan televisi pemerintah Iran setelah gelombang serangan udara besar-besaran Israel menghantam ibu kota Teheran pada malam sebelumnya.
Pezeshkian mengatakan pemerintah Iran akan berupaya meredakan ketegangan regional setelah sepekan terakhir terjadi saling serang rudal dan drone lintas perbatasan.
“Saya harus meminta maaf atas nama saya sendiri dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran,” kata Pezeshkian dalam pidatonya yang disiarkan televisi pemerintah Iran.
Ia menambahkan bahwa dewan kepemimpinan sementara Iran telah menyepakati kebijakan baru terkait operasi militer.
“Dewan kepemimpinan sementara kemarin sepakat bahwa tidak akan ada lagi serangan terhadap negara-negara tetangga dan tidak akan ada rudal yang ditembakkan kecuali serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut,” ujarnya.
Iran Batasi Target Serangan
Pezeshkian menjelaskan bahwa kebijakan tersebut disetujui oleh dewan kepemimpinan sementara yang dibentuk setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan pekan lalu.
Berdasarkan kebijakan baru itu, militer Iran dilarang menargetkan negara-negara tetangga kecuali jika serangan terhadap Iran secara langsung diluncurkan dari wilayah negara tersebut.
Pernyataan Pezeshkian juga dipublikasikan oleh media pemerintah Iran, Press TV.
Iran Tolak Tuntutan Menyerah
Dalam pidatonya, Pezeshkian juga menanggapi tuntutan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meminta Iran menyerah tanpa syarat.
Ia menilai tuntutan tersebut tidak realistis.
“Tuntutan menyerah tanpa syarat adalah mimpi yang seharusnya mereka bawa sampai ke liang kubur,” kata Pezeshkian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







